MPLS Ramah di SDN Cijayanti 4 Hadirkan Pengalaman Belajar yang Aman, Nyaman, dan Menyenangkan bagi Siswa Baru
FAJAR METRO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Semangat tersebut tercermin dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Negeri Cijayanti 4 Babakan Madang, yang dimulai hari ini, Rabu (15/7). Kegiatan menghadirkan pengalaman belajar pertama yang menyenangkan bagi para siswa baru.
Sejak pagi, suasana penuh keceriaan tampak di lingkungan sekolah. Para siswa datang didampingi orang tua untuk mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan sekolah. Bukan hanya mengenal guru, teman, dan lingkungan belajar, mereka juga diajak mengikuti berbagai aktivitas kreatif yang membuat hari pertama sekolah terasa lebih menyenangkan.
Salah satu orang tua siswa, Sri Malini, warga Cijayanti, mengaku harus membangunkan anaknya sejak pagi agar siap mengikuti hari pertama sekolah. Meski harus berjibaku mempersiapkan berbagai kebutuhan, ia melihat semangat putranya begitu besar untuk mengikuti kegiatan MPLS.
Menurutnya, konsep MPLS tahun ini memberikan pengalaman baru yang mampu mendorong kreativitas anak.
“Menurut saya kegiatan MPLS ini bagus. Anak-anak jadi lebih kreatif, misalnya membuat topi dari bola. Ini pengalaman yang baru, jadi anak-anak semakin semangat dan kreatif,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman positif tersebut menjadi langkah awal agar anaknya tumbuh menjadi pribadi yang lebih berani, mandiri, dan semakin giat belajar selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Harapan serupa disampaikan Wina, orang tua siswa lainnya. Ia menilai MPLS menjadi bekal penting bagi anak untuk mengenal lingkungan sekolah dan membangun rasa percaya diri saat berinteraksi dengan guru maupun teman-teman baru.
“Sebagai orang tua tentu saya ingin yang terbaik untuk anak. Semoga anak bisa belajar dengan baik, meraih nilai yang bagus, menggapai cita-citanya, serta kelak bisa membanggakan orang tua dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Guru SD Negeri Cijayanti 4, Syifa, menjelaskan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengusung konsep MPLS Ramah, yang berorientasi pada pemenuhan hak anak untuk belajar dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun diskriminasi.
Menurutnya, kegiatan ini dirancang agar peserta didik baru dapat beradaptasi secara bertahap dengan lingkungan sekolah tanpa rasa takut atau tertekan.
“Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa senang, nyaman, dan aman berada di sekolah. Tidak ada perundungan, pengucilan, ataupun perlakuan yang membuat anak merasa tidak diterima. Guru juga berupaya memberikan pelayanan terbaik agar mereka merasa dihargai dan disayangi,” jelas Syifa.
Salah satu hal yang menarik perhatian dalam pelaksanaan MPLS di SDN Cijayanti 4 adalah atribut topi hasil kreasi siswa dan guru. Topi tersebut dibuat dari bahan sederhana dan barang bekas, seperti bola dan kardus, yang dihias menjadi karya kreatif. Selain menumbuhkan imajinasi anak, kegiatan tersebut juga mengajarkan nilai kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui pendekatan belajar sambil bermain, para siswa diajak menikmati proses pengenalan sekolah dengan suasana yang hangat dan menyenangkan. Anak-anak juga didorong untuk saling mengenal, bekerja sama, dan membangun rasa percaya diri sejak hari pertama.
“Harapan kami, anak-anak merasa bahagia, nyaman, dan betah berada di sekolah seperti berada di rumah sendiri. Mereka merasa dilindungi, diperhatikan, mendapatkan kasih sayang dari guru maupun teman-temannya. Dengan suasana seperti itu, anak-anak dapat belajar sambil bermain dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri,” ungkap Syifa.
Pelaksanaan MPLS Ramah di SD Negeri Cijayanti 4 menjadi salah satu wujud komitmen dunia pendidikan dalam mendukung terbangunnya sekolah yang ramah anak. Sejalan dengan komitmen Pemkab Bogor dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan pengalaman belajar pertama yang positif sehingga setiap anak dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa aman, bahagia, dan penuh semangat.(RA)



