News

Film Garapan Sutradara Sonu Samtani Dengan Naskah Tisa TS Ini Mengangkat Isu kekerasan

Jakarta, Penyintas kekerasan seksual sering menyimpan luka yang terlalu

sering dipaksa diam. Penyintas kekerasan seksual kerap menghadapi kenyataan pahit: pelaku

terlindungi, korban disalahkan, dan suara mereka tenggelam dalam stigma. Di tengah realita ini

Arjuna Mega Films, Rain Creation, dan Lex Pictures siap menghadirkan film drama terbaru

Film ini mengisahkan Nadia (Marshanda), seorang pengacara muda cerdas dengan karier

cemerlang yang hidupnya tampak sempurna usai dilamar kekasihnya, Reza (Nino Fernandez).

Namun kegelisahan mulai menggerogoti Nadia ketika firma hukum tempatnya bekerja

memenangkan kasus yang melibatkan putra seorang pengusaha kaya sebagai terduga pelaku pemerkosaan.

Situasi semakin memanas ketika suatu malam tragedi justru menimpa Nadia sendiri, berawal

dari upayanya menolong sahabat karibnya, Andien (Rini Yulianti).

Bersama Andien, Riana (Hana Malasan), dan Adrian (Ibnu Jamil) seorang Jaksa Penuntut

Umum yang menyimpan luka pribadi akibat kegagalan sistem hukum, Nadia berupaya

membangun kembali hidupnya. Film ini juga menggambarkan perjuangan Nadia memperbaiki

hubungan yang renggang dengan sang ayah (Teuku Rifnu Wikana), sembari membuktikan

bahwa keberanian untuk bersuara mampu menghadirkan harapan baru.

Saat Aku Bersuara mengangkat isu sensitif yang dekat dengan realita sosial Indonesia,

kekerasan seksual, trauma, stigma, dan perjuangan para penyintas melawan budaya bungkam.

Film ini adalah bentuk perlawanan. Perlawanan terhadap hukum yang timpang, terhadap masyarakat yang lebih memilih diam daripada berpihak kepada penyintas, serta ketakutan yang selama ini membelenggu para penyintas untuk angkat bicara. Film ini hadir dengan satu janji kepada penontonnya; keluar dengan harapan. Harapan bahwa semua orang harus bersuara.Bahwa tidak ada penyintas yang harus berjuang sendirian. Dan bahwa perubahan dimulai ketika satu orang berani bersuara.

Saat Aku Bersuara juga mengajak penonton memaknai pentingnya dukungan persahabatan,keluarga, dan keberanian menyuarakan kebenaran ketika harapan mulai memudar di tengah keadilan yang sering dipertanyakan.