RAT KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok Tahun Buku 2025 Songsong Transformasi Era Digital & Profesionalisme
FAJAR METRO – Rapat Anggota Tahunan Koperasi Karya Sejahtera TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, yang di hadiri para pengurus , pengawas dan para ketua KRK di Putri Duyung Cottage Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara kamis (21/6/2026).
Dalam forum tersebut, berbagai aspirasi, kritik, hingga masukan dari anggota menjadi perhatian utama pengurus sebagai langkah evaluasi dan penguatan koperasi ke depan.
Kepala KSOP Pelabuhan Tanjung Priok, Capt.Heru Susanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Ketua Koperasi, panitia dan seluruh anggota Koperasi KS.TKBM yang telah menyelenggarakan RAT Tahun Buku 2025 dengan sangat tertib. Dia mengatakan, “Kita semua berharap semoga kegiatan RAT ini bisa berjalan kondusif dan menghasilkan hasil yang terbaik demi untuk kemajuan bersama.”
EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra menyampaikan hal yang sama, dikatakan Yandri, “RAT ini dari awal telah berjalan dengan baik, dan sangat diharapkan untuk Koperasi KS.TKBM kedepanya, bongkar muat lancar anggota TKBM sejahterah.”
Capt.H. Suwondo, Ketua DPW APBMI DKI Jakarta mengatakan, “Kita mendoakan semua lancar dan menghasilkan kebijakan – kebijakan yang bermanfaat buat koperasi dan kesejahteraan anggotanya, program kerjanya disetujui dan kedepan lebih baik, karena bagaimanapun bongkar muat merupakan bagian dari stakholder kita di pelabuhan, jadi kita harus saling memberikan dukungan, saling bersinergi saling support untuk kemajuan kita bersama, dan untuk kemajuan Pelabuhan Tanjung Priok secara umum.”
Ketua Koperasi KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok, Asep Selamet, menegaskan bahwa pihak pengurus dan pengawas berkomitmen mengikuti arah kebijakan pemerintah, khususnya dalam menghadapi era digitalisasi di sektor kepelabuhanan dan logistik.
“Ya kalau menyesuaikan dengan tema kali ini kan kita menyesuaikan juga dengan arahan yang dari pemerintah. Memang pemerintah sekarang itu kan menggadang-gadang terus untuk era sekarang itu kan era digitalisasi. Dan kami dari pengurus dan pengawas Koperasi Karya Sejahtera Tenaga Kerja Bongkar Muat Pelabuhan Tanjung Priok punya komitmen, punya tanggung jawab untuk merealisasikan apa yang diinginkan oleh pemerintah,” ujar Asep usai kegiatan RAT.
Menurutnya, berbagai pertanyaan dan kritik yang disampaikan anggota dalam forum RAT menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas koperasi agar semakin profesional dan mampu bersaing di sektor logistik nasional.
“Untuk tadi masalah pertanyaan-pertanyaan, kami terima karena sifatnya untuk membangun. Bagaimana ke depan koperasi, khususnya TKBM, bisa lebih kompeten, bisa berdaya saing, bisa diterima oleh stakeholder dan pengguna jasa tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan, khususnya di Tanjung Priok yang menjadikan barometer apa keluar masuknya logistik nasional,” tambahnya.
Selain membahas peningkatan kualitas layanan dan tata kelola koperasi, RAT juga menyoroti kesejahteraan anggota. Pengurus memastikan adanya penyesuaian bonus dan hadiah sesuai aspirasi para anggota. Bahkan pada periode ini, koperasi mengalokasikan program umroh bagi pekerja TKBM di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.
“Ya kita menyesuaikan dengan permohonan dari rekan-rekan seperti apa. Dan mudah-mudahan ini menjadikan apa… menjadikan perbaikan ke depan kita seperti apa. Seperti tadi untuk umroh segala gitu kan, kita alokasikan untuk 10 TKBM yang ada di Pelabuhan Tanjung Priok. Mudah-mudahan ini menjadi barokah dan jalan hidup mereka agar lebih baik,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Asep juga menanggapi persoalan pengelolaan aset koperasi. Ia mengakui masih ada sejumlah aset yang sebelumnya belum dikelola secara maksimal, termasuk salah satu aset yang terdampak pengembangan wilayah.
“Untuk masalah aset, aset ini kita banyak di beberapa tempat. Memang sebelumnya aset gitu kan, untuk pengelolaannya memang tidak maksimal. Dan kebetulan ada salah satu titik lokasi yang memang kemarin itu ada pengembangan dari wilayah yang memang ketika itu aset tidak kami lepas, ya terpaksa terhimpit oleh pengembangan dari… yang membutuhkan tadi yaitu rumah sakit,” tuturnya.
Menutup keterangannya, Asep mengajak seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk bersama-sama membangun sistem kerja TKBM yang profesional dan memiliki daya saing tinggi demi mendukung kemajuan pelabuhan Indonesia.
“Himbauan kami gitu kan, sesuai dengan tema, mari kita ciptakan TKBM yang profesional, progresif, dan apa… berdaya saing tinggi untuk kemajuan kepelabuhanan yang ada di Indonesia. Dan khususnya yang ada di Tanjung Priok sebagai barometer pintu logistik yang ada di Indonesia,” ujarnya.
Di tempat yang sama Saeful Islam, ketua panitia mengucapkan banyak terima kasih acara telah sukses terlepas dari para panitia yang bekerja dari semalam agar acara dapat terlaksana dengan baik.
“Tentunya kami ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh panitia, acara berjalan dengan lancar tidak kurang apapun, dan kita terus evaluasi kinerja supaya kedepannya bisa lebih baik, dan Alhamdulillah tahun ini kembali kami berikan 5 door prize ibadah umroh untuk para mandor, program ini memang sudah menjadi agenda Koperasi tapi sempat tersendat karena covid 19 kemarin, insyaallah di tahun depan door prize ibadah umroh akan kembali kami adakan, kedepannya kami akan gandeng para stakeholder untuk memberikan CSR nya sebagai sponsor agar door prize Ibadah Umroh kembali kami berikan dengan jumlah yang lebih banyak lagi tentunya dengan cara pengundian. ” Pungkasnya.
RAT tersebut dihadiri Sekretaris Menteri Koperasi RI Ahmad Zabadi; Executive General Manager (EGM) PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra; Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok, Capt Heru Susanto; Ketua DPW APBMI Jakarta, Capt H Suwondo; Ketua Umum DPP Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), Aris Hartoyo, dan perwakilan Induk Koperasi Pusat, serta ratusan anggota Koperasi KS TKBM Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Reposter: Yamin Panggabean/humas



