EkbisGayahidup

PPS Nizam Zachman Peringat Hari Nusantara 2025 Berikan Apresiasi dan Kepedulian kepada ABK sebagai Pahlawan Ketahanan Pangan Nasional

FAJAR METRO – Bertempat di PPS Nizam Zachman, peringatan Hari Nusantara 2025 menjadi momentum apresiasi dan kepedulian bagi para ABK yang menjadi tulang punggung perikanan nasional, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Destructive Facing Watch (DFB) sebagai wujud kolaborasi dalam perlindungan awal kapal perikanan.

Dihadiri Direktur General Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, Tenaga Ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Perlindungan Nelayan dan Awal Kapal Perikanan Muhammad Abdul-Suhufan. Direktur Kapal dan Alat Penangkap Ikan, Laksana Tugas Direktur Utama PT-Perindo pada Stakeholder Kawasan Muara Baru serta 250 Awal Kapal Perikanan.

Tak sekedar ceremoni, rangkaian kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi perlindungan melayan dan ABK, banser produk perikanan, pembagian paket sembako hingga cukur rambut gratis.

Melalui kementerian kelautan dan perikanan, pemerintah terus memperkuat perlindungan awal kapal perikanan, mulai dari jaminan asuransi dan perjanjian kerja laut, pemenuhan surat kesehatan, peningkatan kompetensi dan sertifikasi, hingga layanan konsultasi dan pengaduan yang selalu siap melayani.

Dalam sambutannya, Direktur General Perikanan Tangkap, Loteria Latif menegaskan bahwa, negara hadir bukan untuk mempersulit, melainkan melindungi, mendampingi, dan meningkatkan daya saing perikanan Indonesia di tingkat nasional maupun global.

“Saya lihat data hampir 10 tahun ini Kementerian ini terus melakukan proteksi perlindungan kepada awak kapal perikanan Indonesia.” Jelas Lotharia Latif.

“Makanya ada pelatihan-pelatihan yang dilakukan. Ada yang membantu pembenahan tentang awak kapal perikanan. Ada yang melakukan pembenahan tentang hasil tangkapan. Ada yang melakukan pembenahan terhadap bagaimana soal kesehatan.”

“Maka mari kita bersama-sama untuk supaya hasil produksi kita punya nilai lebih baik secara kualitas maupun kuantitas di negara-negara yang bisa di tujuan ekspor kita.” Tutup Latif.

Hari Nusantara 2025 menjadi pengingat, laut adalah masa depan, dan awal kapal perikanan adalah pahlawan dibalik ketahanan pangan bangsa. Negara hadir, laut terjaga awal kapal terlindungi. (yp/psnzj)