20 May 2024
Nasional

Ribuan Pelajar Jakarta Utara Terima Bantuan Paket Kuota Internet

Kebutuhan internet kerap dikeluhkan orang tua dalam mendukung buah hati mengikuti serangkaian Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tanpa internet, pertemuan antara murid dan guru secara daring (dalam jaringan) nihil terlaksana.

Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengucap syukur atas adanya bantuan paket kuota internet yang diprakarsai anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda. Sebanyak 4.096 kuota internet dari Mile Network, yang masing-masing paket berisi 45 gigabyte (GB) diberikan secara cuma-cuma kepada pelajar baik tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat di Jakarta Utara.

“Kami (Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara) mengucapkan banyak terima kasih. Mudah-mudahan kuota internet ini bisa bermanfaat dan membantu anak-anak kita untuk dapat belajar, yang mana pada saat ini sekolah masih dilakukan dengan PJJ dan kuota internet sangat dibutuhkan,” ungkap Ali, saat ditemui di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 12 Muhammadiyah, Kelurahan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/8).

Anggota Komisi E Fraksi PAN, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta, Oman Rohman Rakinda memastikan kuota internet ini diperuntukkan pelajar untuk mendukung PJJ selama pandemi Covid-19. 4.096 kuota internet ini disebar bagi pelajar di dua puluh sekolah, baik di enam kecamatan se-Jakarta Utara.

“Hari ini 4.069 paket kuota internet, mudah-mudahan ke depan ada tambahan lagi,” papar Oman.

Dalam acara tersebut, hadir pula salah satu Ketua Dewan Pungurus Pusat (DPP) PAN, Sigit Purnomo Said. Dihadapan masyarakat, pria yang akrab disapa Pasha ‘Ungu’ ini menerangkan bantuan paket kuota internet ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya (stakehholder).

Dipastikannya paket bantuan kuota internet harus tepat sasaran baik kepada penerima maupun penggunaannya untuk mendukung PJJ.

“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan. Kolaborasi bisa terus kita gulirkan sehingga apa yang kita rencanakan, khususnya berkaitan dengan penyesuaian-penyesuaian kegiatan kita terutama di bidang pendidikan ini bisa kita realisasikan secara baik,” tutupnya.