23 April 2024
Nasional

L’Oréal Paris dan JakLingko Indonesia Sosialisasikan Metodologi Intervensi 5D untuk Melawan Pelecehan Seksual di Ruang Publik

 

 

Pelecehan seksual di ruang publik diidentifikasi sebagai isu terpenting yang dihadapi perempuan di seluruh dunia, dimana 8 dari 10 perempuan pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik (IPSOS, 2021).

Seiring dengan perayaan Hari Perempuan Internasional di bulan Maret, L’Oréal Paris bersama PT JakLingko Indonesia, PT KAI (Persero), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), PT LRT Jakarta, PT MRT Jakarta, dan PT Transjakarta menggelar kampanye bersama Stand Up Melawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum, yang bertujuan untuk memberikan pembekalan efektif dalam melawan pelecehan seksual diruang publik, menggunakan Metodologi Intervensi 5D L’Oréal Paris yang dikembangkan bersama dengan para pelatih profesional.

Metode Intervensi 5D (Dialihkan, Dilaporkan, Dokumentasikan, Ditegur, dan Ditenangkan) telah diakui oleh sejumlah ahli sebagai pilihan yang aman, mudah diaplikasikan, praktis, dan efektif untuk digunakan baik bagi saksi maupun korban pelecehan seksual sebagai solusi yang dapat membantu saksi untuk berani mengambil tindakan.

Bintang Puspayoga, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengemukakan, Pemerintah Indonesia memiliki komitmen yang tinggi dalam melindungi perempuan dan anak yang ditunjukkan melalui 5 (lima) Arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dimana isu prioritas ‘penurunan kekerasan terhadap perempuan dan anak’ menjadi salah satu dari lima isu prioritas yang harus diselesaikan.

Mengacu data dari hasil Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) Tahun 2021, 1 dari 4 perempuan usia 15-64 tahun pernah mengalami kekerasan fisik dan/atau kekerasan seksual yang dilakukan pasangan dan selain pasangan.

fenomena ‘bystander effect’ untuk memahami mengapa sebagian dari para komuter yang menyaksikan pelecehan mungkin ada yang enggan melakukan intervensi pada saat kejadian.

Dengan mendengar langsung dari mereka, saya mendapatkan perspektif lebih luas akan pentingnya pemahaman masyarakat akan teknis Metode Intervensi 5D agar para saksi dapat melakukan intervensi secara efektif untuk melawan kejadian pelecehan seksual di ruang publik.”

“Bystander effect” atau “efek pengamat/saksi” adalah teori psikologi sosial yang menunjukkan reaksi psikologis ketika seseorang membutuhkan pertolongan tapi orang-orang disekitarnya tidak ada yang membantu karena sama-sama beranggapan bahwa akan ada orang lain yang akan menolong korban, sehingga pada akhirnya tidak ada orang yang menolong sama sekali.

Fenomena bystander effect ini menjadikan para saksi terpaku menyaksikan korban meminta tolong dengan berharap ada orang lain yang akan membantunya.

Direktur Utama PT.. JakLingko Indonesia, Mega Tarigan, mengatakan, “Tahun ini kami berkesempatan merangkul seluruh pihak, khususnya insan transportasi dan perangkat daerah untuk bersama-sama bersinergi menggerakkan kampanye lawan pelecehan seksual di transportasi umum pada momen Hari Perempuan Internasional. Kami melihat besarnya manfaat membangun awareness di sekitar, khususnya bagi para pengguna transportasi umum.

Harapannya, upaya edukasi ini akan membantu meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna, pelaju, sehingga mereka tidak merasa ragu memilih transportasi umum. Ayo naik transportasi umum, jangan takut naik transportasi umum, transportasi umum aman nyaman, jadilah ‘hero’ disekeliling kita untuk bersama-sama lawan pelecehan seksual di transportasi umum”.Kementerian Perhubungan, Risal Wasal, menyampaikan jumlah penumpang wanita mendominasi perjalanan KRL Jabodetabek sebesar 53% berdasarkan data hasil survey yang diadakan oleh DJKA pada tahun 2022 dengan melibatkan lebih dari 2000 responden.

Selain itu, mobilitas masyarakat Jabodetabek khususnya yang menggunakan KRL pada tahun 2023 rata rata pergerakan masyarakat dengan KRL mencapai lebih dari 750.000 per hari (Sumber: Laporan Penumpang Harian KCI 2023), dari sejumlah 750.000 penumpang per hari ini, didominasi penumpang wanita; Belakangan ini, kita ketahui tindakan pelecehan seksual kerap terjadi di dalam sarana transportasi umum, yang rentan dialami oleh kaum wanita.

Melalui kegiatan kampanye bersama lawan pelecehan seksual di transportasi umum ini, saya kembali mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat pengguna transportasi umum untuk membangun kesadaran saling menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna transportasi umum, khususnya dari tindakan pelecehan seksual. Secara kolaboratif, dengan operator dalam membuat upaya-upaya preventif kami terus upayakan. Namun tentunya upaya ini membutuhkan kerjasama yang baik dari masyarakat itu sendiri sebagai pengguna transportasi umum.

Untuk itu mari kita jaga hak dan martabat kaum wanita pengguna transportasi umum, jangan renggut rasa nyaman dan rasa aman pengguna transportasi umum lainnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, “Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta terus berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka memerangi pelecehan seksual di angkutan umum dengan konsisten melakukan pembinaan kepada Petugas Penanganan POS SAPA yang saat ini ada di 23 halte Transjakarta, 13 stasiun MRT dan 6 stasiun LRT. POS

Jika pelanggan merasa dilecehkan, kami minta agar jangan ragu untuk segera melaporkan kepada petugas, dan kami siap mendampingi jika hendak dilanjutkan ke ranah hukum.”

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Suryawan Putra Hia menambahkan, “KCI saat ini mempunyai sistem CCTV Analytic sebagai sistem pencegahan terjadinya tindak pelecehan.

Dimana foto pelaku tindak pelecehan yang tertangkap akan dimasukan ke dalam sistem. Sehingga bila pelaku kembali naik commuter line dan tertangkap di sistem CCTV Analytic akan memberikan peringatan kepada petugas untuk dilakukan pencegahan dan larangan untuk masuk dan naik commuter line.”

Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L’Oréal Indonesia mengatakan, “Sejak lebih dari 52 tahun yang lalu, L’Oréal Paris telah menggaungkan pesan pemberdayaan perempuan melalui “Because you’re worth it”, inilah mengapa L’Oréal Paris mengusung gerakan Stand Up untuk melawan pelecehan seksual yang dapat mengganggu self-worth kita, melalui upaya nyata yang memobilisasi semua pemangku kepentingan dan membekali masyarakat yang sekiranya mengalami fenomena bystander effect dalam menyaksikan peristiwa pelecehan seksual di ruang publik untuk dapat bertindak secara efektif melalui Metode Intervensi 5D ini.

Menandai tahun ketiga pelaksanaan kampanye Stand Up di Indonesia, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada para mitra kami – JakLingko, KAI, KAI Commuter, TransJakarta, KCI, LRT, dan MRT, bersama dengan Brand Ambassador

L’Oreal Paris dan Stand Up Advocate kami, Cinta Laura, atas dukungannya memberikan ruang pada moda transportasi umum untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu yang sangat penting ini, karena kita semua begitu berharga.”

Untuk mengikuti training Metodologi Intervensi 5D, masyarakat bisa mengakses melalui link berikut ini https://www.standup-international.com/id/id/training/landing.

Tentang L’Oréal Paris

L’Oréal Paris adalah sebuah perusahaan perawatan kecantikan terkemuka yang menggabungkan teknologi dengan kualitas terbaru untuk menghasilkan kecantikan luar biasa bagi semua orang, yang berbasis di Paris, Perancis. Misi utama kami adalah memberikan kemewahan yang terjangkau bagi semua individu yang menginginkan keunggulan dalam kecantikan.

Sebagai perusahaan kecantikan nomor 1 di dunia*, L’Oréal Paris memiliki komitmen yang luar biasa dalam penelitian dan inovasi dan menyediakan produk – produk berkualitas tinggi bagi wanita, laki – laki dan anak – anak dari segala usia dan segala etnis karena kita begitu berharga. Di Indonesia, L’Oréal Paris memiliki 4 kategori kecantikan utama yang meliputi pewarna dan perawatan rambut, perawatan kulit, make-up, dan perawatan pria, dengan produk favorit seperti Infallible, Rouge Signature, Excellence, Revitalift, UV Defender, Extraordinary oil, dan lain – lain.

*Berdasarkan NielsenIQ RMS data untuk kategori “Perawatan Wajah Wanita” selama 12 bulan yang berakhir pada Februari 2022, total pasar retail di 31 negara (1) (Copyright © 2022, NielsenIQ).

+Bahan, manfaat produk dan data efikasi telah melalui penilaian oleh board dermatologists ^Berdasarkan studi klinis pada 81 Wanita dalam 6 minggu.

Paris dan JakLingko Indonesia Sosialisasikan Metodologi Intervensi 5D untuk Melawan Pelecehan Seksual di Ruang  Publik.