16 April 2024
Nasional

KAPOLRES METRO JAKARTA PUSAT PATROLI POS SINGGAH RAMADHAN, PASTIKAN KEAMANAN DI MALAM RAMADHAN

 

JAKARTA, Untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas dan agar kegiatan masyarakat tetap berjalan kondusif, Polres Metro Jakarta Pusat melakukan upaya preventif dengan memperketat patroli pada waktu dan lokasi yang rawan terjadi gangguang Kamtibmas serta melakukan pengecekan terhadap Pos Singgah Ramadhan yang tersebar di wilayah Jakarta Pusat. Minggu (31/03/2024).

“Malam ini saya berkesempatan melaksanakan patroli bersama dengan Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Pusat mengunjungi Pos Singgah Ramadhan yang memang sudah di bentuk di awal bulan Ramadhan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat di tempat-tempat yang memang menjadi indikasi atau dikatagorikan rawan gangguan kamtibmas.” Ucap Susatyo Purnomo Condro.

Giat patroli yang sudah rutin dilaksanakan sejak awal malam bulan Ramadhan tersebut ini salah satunya adalah untuk antisipasi pencegahan tawuran sekelompok remaja atau pemuda dan juga gangguan Kamtibmas lainnya yang biasa terjadi di bulan Suci Ramadhan yang sangat meresahkan masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan “Untuk itu, saya menginstruksikan semua anggota agar waspada dan melakukan patroli di tempat yang memang sudah diindikasikan sebagai tempat kumpul para remaja maupun warga”.

Ia menjelaskan anggota yang melakukan patroli itu di bagi di beberapa lokasi, terutama ketika malam hingga pagi hari, mengingat jam tersebut menjadi salah satu titik rawan. “Kami gencarkan untuk tim melakukan patroli dalam rangka mencegah aksi tawuran, terutama setelah Sholat Tarawih sampai dini hari,” tuturnya.

Untuk patroli selama bulan Ramadhan, kami akan berkoordinasi dengan Polsek di wilayah hukum Jakarta Pusat. “Untuk lokasi seluruh Jakarta Pusat kami kolaborasi dengan Polsek setempat dengan skala prioritas yang kami tentukan,” ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat.

“Tim patroli tambahan akan turun tangan apabila gangguan kamtibmas di wilayah meningkat. Artinya apabila kami lihat Polsek mampu, kami serahkan ke Polsek. Namun apabila eskalasi meningkatkan nanti Polsek kami backup,” tutup Susatyo.