23 April 2024
Nasional

Kafe Sajem Kritik Terhadap Ketidak Objektifan Berita Beredar

 

 

Jakarta, Sajem salah Cafe untuk hiburan yang berada dijakarta Utara tepatnya di wiayah cilincing,Cafe Populer di Tengah Polemik Berita yang Tidak Objektif

Tempat hiburan tersebut atau kita kenal sebutan Sajem di warnai dengan adanya pemberitaan Kontraversi saat ini, Sajem yang hampir buka sekitar pukul 09.00 malam bisa kita nikmati dengan hiburan malam dan juga menyediakan Karoke menjadi tempat pendapatan bagi lingkungan setempat, mulai dari pedagang kaki lima sampai lahan parkir. Diatas tanah bantaran kali cakung Drain, cilincing jakarta utara

Banyak pemberitaan miring atas berdirinya Cafe tersebut, dalam keterangan kepada awak media (W) menyampaikan. ” bahwa kami tidak di rugikan atas kegiatan yang di lakukan tempat hiburan malam. Bahkan justru menambah pendapatan warga di sekitar, kawasan dulu gelap tanpa lampu yang sering menimbulkan kejahatan pada waktu malam hari,tapi kini di sekitar jalan sudah diterangi lampu- lampu ,bahkan dengan adanya Cafe tersebut di sekitarnya warga meras tidak merasa takut lagi berlalu pada saat malam hari,beda pada saat dulu sampai orang sekitarnya mereka takut melihat kondisi jalan dan lingkungannya.

Kami bingung banyak pemberitaan di luar sana yang menjelaskan bahwa ini di larang, jika ini dilarang kenapa sepanjang jalan enggano dan sepanjang koja di perbolehkan adanya kegiatan Cafe yang hampir sama dengan Cafe yang di kenal dengan sebutan Sajem saat ini.

” Harapan kami kepada pihak istansi terkait berlakulah adil dengan kondisi saat ini, kami juga butuh makan dan kehidupan sehari-hari,” Tutur wahyu salah satu pengurus Cafe.

Bahkan banyak pemberitaan yang menurut kami tidak berimbang, kami selalu di pertontonkan dengan pemberitaan tendensius tanpa narasumber yang hanya membingungkan buat kami.

Kami punya hak jawab untuk menyampaikan, Krena ini bagian dari aspirasi yang akan kami sampaikan. Sekali lagi kami butuh makan tolong perlakukan kami dengan adil karna di tempat kami ini tidak lebih dari apa yng orang-orang diluar sana pikrkan. Pungkasnya.

Ketika dijumpai awak media Barita Siburian selaku Wakil ketua Korwil FWJI Jakarta Utara menjelaskan bahwa Sanya dalam pemberitaan haruslah berimbang, yang mana sudah tertuang dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ) Pasal 3

“Wartawan Indonesia selalu menguji informasi, memberitakan secara berimbang, tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi, serta menerapkan asas praduga tak bersalah.
[17/10 11.40] Lala N: Oleh karena itu, pentingnya untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam profesi jurnalistik. Kontrol sosial yang baik adalah bagian dari tanggung jawab media, tetapi juga penting untuk memahami tugas pokoknya dengan baik, seperti mengkonfirmasi informasi dan memberikan ruang kepada narasumber untuk berbicara.

” Saya berharap kepada rekan – rekan Seprofesi, Semoga pesan ini menjadi panggilan untuk menjaga etika jurnalistik dan memberikan informasi yang seimbang dan objektif.” Tutup. (Edo/Lala)