20 May 2024
Nasional

Eka Hospital Resmi Menjadi Official Medical Partner Klub Sepakbola Persija

Eka Hospital Grup mendukung atlet-atlet Persija dengan menjalin  kerjasama dalam pelayanan kesehatan, berupa perawatan atlet yang mengalami cedera serta layanan  Pre-Competition Medical Assesment (PCMA) untuk atlet Persija sesuai dengan parameter yang  ditentukan oleh Asian Football Confederation (AFC). 

“Eka Hospital akan mengawal atlet Persija yang sedang berkompetisi di Liga 1 dan akan memberikan  kenyamanan dalam segi fasilitas serta dokter-dokter terbaik yang kami miliki.
Kami juga akan merawat  pemain yang mengalami cedera beserta segenap keluarga atlet. Tentunya kami tidak hanya  bekerjasama dengan Persija tapi kepada segenap keluarga besar Persija yaitu Jakmania, kami 
memberikan penawaran khusus bagi pemilik KTA Jakmania untuk keringanan biaya laboratorium,  radiologi, rehab medik hingga paket kesehatan khusus, tentunya hal ini bertujuan menjaga kesehatan  segenap keluarga besar Jakmania yang merupakan sumber tenaga para pemain Persija dan ini berlaku  di seluruh cabang Eka Hospital Grup”, ujar Drg. Rina Setiawati, Chief Operating Officer Eka Hospital  dalam keterangan pers yang digelar pada Jumat (7/1). 

Eka Hospital didukung oleh dokter-dokter konsultan ortopedi yang ahli di bidang Orthopedi, Spine,  Hip & Knee, juga Sport Injury yang tergabung dalam sebuah pusat layanan unggulan bernama Gatam  Institute.
“Eka Hospital juga memiliki fasilitas dan sumber daya pelayanan terpadu di bidang Sport  injury, mulai dari instrument penunjang diagnostic, fasilitas instrument operasi paling mutakhir  (robotic spine navigation system, the latest generation 4K arthroscopic system), dokter spesialis  multidisiplin yang terintegrasi sebagai satu kesatuan (orthopedic, rehab medis, kedokteran olahraga)  untuk mengoptimalkan kondisi atlet agar dapat back to sport dalam kondisi terbaiknya dan secepat cepatnya”, ungkap dr. Ricky Edwin P Hutapea, Sp.OT (K) Hip and Knee- Spesialis Orthopedi Konsultan  Pinggul dan Lutut Eka Hospital BSD. 

Sementara itu dr. Erick Wonggokusuma, Sp.OT (K) Sport, Spesialis Orthopedi Konsultan Sport Eka  Hospital BSD, menjelaskan terkait perawatan seorang atlet. “Perawatan seorang atlet dengan pasien  biasa tentunya akan beda, bisa dilihat dari jenis penyakitnya. Kalau seorang atlet atau individu yang  berolahraga cukup berat biasanya terkena cedera ligamen lutut (ACL), cedera bahu, cedera otot  hamstring dan lain-lain. Sedangkan pada pasien biasa cenderung penyakit yang disebabkan oleh faktor  usia atau kecelakaan,” katanya memaparkan. 

Dengan ditunjuknya Eka Hospital sebagai Official Medical Partner oleh salah satu klub sepakbola  terbesar di Indonesia, PERSIJA Jakarta, tentunya hal ini menjadi dorongan bagi Eka Hospital Grup  dalam memberikan pelayanan yang komprehensif bagi masyarakat serta terus melakukan inovasi  dalam dunia kesehatan.