15 July 2024
Nasional

Andre Pelawi Ketua Yasbumi, Kebudayaan Wajib di Pertahankan Sebagai Jatidiri Bangsa

 

Jakarta, Ketua Yayasan Sosial dan Budaya Madani Indonesia (Yasbumi), Andre Milko Pelawi, mengungkapkan, kesenian dan kebudayaan merupakan jati diri bangsa yang harus terus dipertahankan. Sebab, budaya merupakan sebuah karakter bangsa.

“Sebelum zaman kemerdekaan bangsa Indonesia, di Nusantara ini ada aturan yang mengatur. Yaitu, norma dan etika dalam budaya,” kata Andre Milko Pelawi, dalam acara Pengukuhan dan Syukuran Pengurus Yayasan Sosial dan Budaya Madani Indonesia (Yasbumi), di gedung Balai Pustaka, Matraman Jakarta Timur. Minggu, (26/2/2023).

Hadir dalam acara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Yasbumi, Dedi Syahrul Alam dan Bendahara Yasbumi, Rudy Komarudin, Komisioner Nasional Disabilitas (KND), Jona Aman Damanik, Direktur Utama (Dirut) Balai Pustaka Achmad Fachrodji.

Menurut Andre, budaya sebagai karakter bangsa jangan sampai mengalami ke punahan. Sebab, jika punah bangsa tersebut akan kehilangan jati diri.

Selain itu kata Andre, dengan mempertahankan dan melestarikan kebudayaan bangsa, maka otomatis dapat memfilter masuknya budaya asing yang hedonisme dan kapitalisme.

“Budaya asing yang masuk di nusantara dapat terbendung, dengan melestarikan kebudayaan gotong royong, dan mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat dengan begitu budaya asing tidak dapat menghancurkan budaya kita,” jelasnya.

 

 

 

 

 

Karena itu, Andre menjelaskan dengan dilaksanakan pengukuhan pengurus Yasbumi dapat menjadi wadah perkumpulan budayawan dan pelaku seni termaksud seniman disabilitas untuk mempertahankan kubudayaan nusantara.

“Termasuk mempertahankan dan melestarikan budaya yaitu, memberi ruang seni tari Saman dari Aceh yang dibawakan para penyandang disabilitas sensorik seperti tuli dan buta, oleh pianis Stevy Wonder Indonesia yaitu Dodi,” tutup Andre. (JP)