Kesehatan

50 Korban Kebakaran di RW 07 Angke Ditampung di Pengungsian

FAJAR METRO – Sebanyak 50 warga korban kebakaran di Jalan Tubagus Angke No 12, RT 11 RW 07 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat ditampung di Madrasah Miftahul Huda, Jumat (10/10).

“Hingga saat ini ada 21 kepala keluarga (KK) atau 50 orang warga terdampak kebakaran sudah diungsikan ke Madrasah Miftahul Huda. Dari jumlah itu ada empat balita, sisanya lansia dan dewasa,” sebut Camat Tambora Holi Susanto, di lokasi pengungsian, Jumat (10/10).

Diungkapkan Holi, pihaknya bersama Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait Pemkot Jakarta Barat masih berupaya memenuhi kebutuhan dasar para korban.

“Upaya pemerintah melalui Dinas Sosial, sudah ada beberapa bantuan seperti makanan siap saji, dibantu juga oleh TNI, ada selimut, ada kebutuhan-kebutuhan lainnya seperti pampers, biskuit dan lainnya sudah disiapkan,” sebutnya.

Holi menambahkan, kebakaran di kawasan tersebut menghanguskan empat rumah dan sepuluh pintu kontrakan.

“Satu orang tadi dikonfirmasi meninggal. Ada beberapa yang luka lecet sedikit, sudah ditangani juga,” jelas Holi.

Ia mengatakan dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari percikan las di lokasi kebakaran.

“Infonya begitu. Cuman masih diselidiki oleh pihak kepolisian,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berinisial AS (41) meninggal pada peristiwa kebakaran di kawasan tersebut.

“Jadi korban (pria) ini tidak terselamatkan. Dia terkunci dalam kamar, terjebak nggak bisa keluar. Ketika ditemukan sudah meninggal,” jelas Kepala Seksi Operasi Sudis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakbar, Syarifudin.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

“Masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Puluhan Korban Kebakaran di Angke Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sebanyak 50 korban kebakaran rumah di Jalan Pengeran Tubagus Angke RT 11/07 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat yang mengungsi di Madrasah Miftahul Huda menjalani pemeriksaan kesehatan.

Camat Tambora, Holi Susanto, mengatakan di lokasi pengungsian sudah ditempatkan dokter dan tenaga kesehatan (nakes).

“Sekarang di lokasi pengungsian kita sudah ada dokter dan petugas kesehatan yang membantu penanganan, karena ada beberapa warga yang shock setelah kebakaran,” jelasnya di lokasi kebakaran, Jumat (10/10) sore.

Sementara itu, petugas kesehatan dari Puskesmas Kelurahan Angke, Endang, mengatakan bahwa pemeriksaan awal kesehatan para korban meliputi cek tensi, gula darah dan saturasi.

“Terus untuk yang lansia, nanti kita ada pemberian obat, karena kan banyak obat-obatan yang tidak terbawa sama mereka saat kebakaran,” tutur Endang usai melakukan asesmen kesehatan 50 korban kebakaran yang mengungsi di Madrasah Miftahul Huda.

Ia menambahkan, khusus untuk pemeriksaan kesehatan balita, pihaknya mendatangkan ahli gizi.

“Tadi sudah diperiksa sama bagian gizi. Balita tadi ada satu orang, katanya masih ada tiga balita lagi,” sebutnya.(RA/AJI)