24 June 2024
Ibukota

Jajaran Pemkot Jakut Ikuti Tahapan Penulisan Mushaf Kolaborasi Jakarta

Sebanyak 58 orang yang terdiri dari unsur pimpinan tingkat Kota, Kecamatan, Kelurahan, dan unsur PKK di wilayah Jakarta Utara terlibat langsung dalam penulisan mushaf kolaborasi Jakarta dengan metode follow the line yang berlangsung mulai Senin (12/9) hingga Jumat (16/9) mendatang.

Kegiatan penulisan mushaf kolaborasi Jakarta merupakan rangkaian Gerakan Jakarta Cinta Qur’an yang diprakarsai oleh Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta. Mushaf kolaborasi Jakarta ini akan dipersembahkan untuk Jakarta sebagai suatu karya monumental dalam memperkaya khazanah budaya Islam Jakarta.

“Hari ini, kita diberikan kesempatan untuk ikut ambil bagian dalam penulisan mushaf kolaborasi Jakarta. Sebagai salah satu orang yang diminta untuk menulis mushaf, tentunya saya merasa sangat bangga dan terharu karena Al-Qur’an adalah pedoman hidup kita selama ini,” ungkap Wakil Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Juaini saat membuka kegiatan penulisan mushaf kolaborasi Jakarta di Ruang Pola, Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (12/9).

Menurutnya, penulisan mushaf kolaborasi Jakarta menjadi momentum bagi seluruh pegawai di DKI Jakarta untuk meningkatkan nilai ibadah, mencintai Al-Qur’an, dan mengamalkannya. “Ini adalah kesempatan yang religius dan mudah-mudahan nantinya anak cucu kita bisa melihat hasil kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan di DKI Jakarta,” tuturnya.

Kegiatan penulisan mushaf kolaborasi Jakarta yang berlangsung di Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Utara juga dihadiri oleh Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Andriansyah dan Wakil Ketua IV Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, Nasir Tajang.

“Kesempatan ini jarang dan yang ikut menulis mushaf ini merupakan insan yang terpilih. Mudah-mudahan apa yang sudah kita tuliskan bisa menjadi keberkahan bagi kita, keluarga dan institusi Pemprov DKI Jakarta secara keseluruhan,” harap Andriansyah.

Sedangkan momen perdana penulisan mushaf itu juga disambut baik oleh Lurah Semper Timur, Sarmudi yang mendapatkan tugas mulia menjadi salah satu penulis mushaf kolaborasi Jakarta. “Ini pengalaman pertama saya menulis mushaf. Saat menulis mushaf itu kuncinya harus tenang dan fokus agar hasilnya semakin baik,” ujar Sarmudi yang menulis lembaran ayat 1-5 Surat Ibrahim Juz 13.