KPK OTT Gubernur Riau AW Bersama 9 Orang Lainnya
FAJAR METRO – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid. Selain itu, KPK juga mengamankan 9 orang lain.
“Dari 10 orang tersebut, pihak-pihak yang diamankan dari pihak-pihak penyelenggara negara. Jadi nanti kami akan update juga siapa saja yang diamankan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di KPK, Jakarta Selatan, Senin (3/10/2025).
Dari OTT ini, KPK mengamankan sejumlah uang yang juga menjadi barang bukti. Namun, KK belum merinci lebih lanjut.
“Nanti, kami akan update sekalian. Tentunya ada sejumlah uang juga ya, nanti kami akan update soal itu,” ujar Budi.
Budi juga belum merinci lebih lanjut soal perkaranya. Budi menyebut sampai saat ini penyidik masih berada di lapangan.
Pihak yang diamankan KPK masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
Penangkapan ini menjadi gebrakan keenam lembaga antirasuah sepanjang tahun 2025, menandakan konsistensi pemberantasan korupsi di Tanah Air.
Berikut adalah rekam jejak lima OTT KPK sebelum penangkapan Gubernur Riau:
Maret 2025: KPK menjaring anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.
Juni 2025: Operasi senyap terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.
7-8 Agustus 2025: OTT yang digelar di tiga kota sekaligus, Jakarta, Kendari, dan Makassar, terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.
13 Agustus 2025: KPK melakukan OTT di Jakarta mengenai dugaan suap yang berkaitan dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan.
September 2025: OTT yang menghebohkan publik terkait kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, yang melibatkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan.(AD)



