Gayahidup

Puluhan Warga Kepulauan Seribu Mengikuti Studi Banding ke Taman Eduwisata Bhinneka

FAJAR METRO – Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Kepulauan Seribu menggelar sosialisasi dan studi banding Program Kampung Iklim (Proklim) di Taman Eduwisata Bhinneka peraih Proklim Lestari, RT 014/06, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta.

Kasi Peran Serta Masyarakat dan Penataan Hukum Sudin LH Kepulauan Seribu, Riza Lestari Ningsih mengatakan, kegiatan ini merupakan program rutin tahunan, dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan warga dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan yang berbasis kampung iklim.

“Kegiatan ini diikuti enam puluh peserta dari perwakilan RW, Pokdarwis, kader PKK, Karang Taruna, Penggiat Lingkungan, hingga pengelola Bank Sampah yang tersebar di enam kelurahan yang ada di Kepulauan Seribu,” ujarnya, Kamis (06/11/2025).

Riza menjelaskan, sosialisasi dan kunjungan studi banding ini berlangsung dari 4-7 November 2025, para peserta sebelumnya juga telah mendapatkan materi terkait strategi pelestarian lingkungan berbasis masyarakat di Grand Cemara Hotel, Jakarta.

Dalam kegiatan ini, peserta diberikan pemahaman tentang langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan untuk menghadapi dampak perubahan iklim, seperti pengelolaan sampah baik organik dan anorganik, konservasi air, penghijauan dan penggunaan energi ramah lingkungan.

“Target kami semua RW di Kepulauan Seribu menjadi kampung iklim, diharapkan melalui kegiatan ini dapat diimplementasikan di wilayah masing-masing. Dengan ini, kunjungan wisatawan Kepulauan Seribu juga semakin meningkat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sudin LH Jakarta Pusat, Slamet Riyadi menyambut baik kunjungan para peserta dari Kepulauan Seribu. Proklim merupakan bagian dari komitmen wilayah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Saya senang dan bangga sekali atas kunjungan warga Kepulauan Seribu ke wilayah kami. Kunjungan ini bukti nyata masyarakat Jakarta untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucapnya.

Menanggapi hal ini, salah satu peserta, pendamping RW Lingkungan Hidup Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Agung, mengaku senang dengan adanya sosialisasi  dan studi banding ini. Selain menambah ilmu dan wawasan, juga dapat bertukar pikiran dengan warga lainnya.

“Kami jadi lebih paham bagaimana menjaga lingkungan dengan langkah sederhana seperti memilah sampah, menanam tanaman untuk ketahanan pangan dan lainnya,” pungkasnya.(RA)