Bank Sampah Karya Peduli RW 09 Semper Barat Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H.
Fajar Metro – Hari ini, suasana khidmat namun penuh haru menyelimuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang istimewa. Bukan kemewahan, melainkan ketulusan dari hasil jerih payah warga yang menjadi sorotan utama.28/9
Acara akbar ini, yang puncaknya adalah santunan bagi anak-anak yatim-piatu, bukanlah sumbangan dari donatur besar atau bantuan instan. Ini adalah buah manis dari Bank Sampah Karya Peduli RW 09, sebuah inisiatif yang mengubah limbah rumah tangga menjadi berkah. Di balik keberhasilan ini, berdiri tegak satu nama: Bapak Nanang, Ketua RW 09, yang tak hanya menggagas, namun juga menjadi motor penggerak bank sampah tersebut.
Kegiatan mulia ini dilaksanakan tiga kali dalam setahun dan telah menjadi agenda rutin RW 09. Ini memastikan bahwa kepedulian tidak hanya muncul sesaat, melainkan terus mengalir.
Bapak Nanang menjelaskan kunci keberlanjutan program ini: “Kami tidak hanya mengumpulkan sampah, kami mengumpulkan sedekah. Sedekah dari sampah!” Ia merujuk pada mekanisme pengumpulan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Setiap RT dan seluruh kader di wilayah tersebut dilibatkan secara aktif.
Lurah Semper Barat, yang turut hadir memberikan penghormatan, tak mampu menyembunyikan kekagumannya. “Ini adalah bukti nyata bahwa gotong royong dan kepedulian bisa mengubah apa pun,” ujarnya, “Sampah yang sering kita pandang sebelah mata, hari ini telah menjelma menjadi senyum dan harapan bagi puluhan anak-anak yatim-piatu.”
Setiap rupiah yang terkumpul dari penjualan limbah tidak disalurkan untuk memperkaya diri, melainkan untuk disalurkan kembali dalam bentuk kegiatan sosial.
“Kami tidak punya uang berlimpah, tapi kami punya semangat yang membaja,” tutur Bapak Nanang. “Melihat wajah gembira mereka adalah bayaran yang tak ternilai. Ini semua berkat keikhlasan seluruh warga, dari RT hingga kader, bahwa sampah bisa menjadi rezeki di tangan orang lain.”
Bahwa di tengah keterbatasan, keajaiban sosial dapat lahir. Di RW 09 Semper Barat, peringatan Maulid Nabi tahun ini bukan hanya sebagai perayaan agama, tetapi sebagai simbol kemenangan kepedulian dan bukti ajaib dari sampah yang menjelma menjadi rezeki suci yang tak pernah putus.



