Diana Dewi: Kadin DKI Jakarta Terus Kawal Aspirasi Pelaku UMKM
Fajar Metro – Tanah Abang, pusat grosir legendaris Jakarta, kini semakin akrab dengan istilah “ROJALI” (rombongan jarang beli) dan “ROHANA” (rombongan hanya nanya). Lalu lintas pembeli yang dulu padat, kini banyak kios justru tutup dan aktivitas transaksi makin menurun.
Fenomena ini bukan sekadar perubahan gaya belanja, tapi sinyal kuat bahwa pedagang kecil sedang menghadapi tekanan berat dari pola konsumsi baru dan persaingan pasar yang semakin tajam.
Dalam Kunjungannya temuan Kadin DKI Jakarta di lapangan menegaskan pentingnya langkah konkret, bukan sekadar insentif sementara, melainkan pembenahan menyeluruh pada ekosistem ritel dan perlindungan UMKM, khususnya dari gempuran barang murah yang tak seimbang dengan daya beli masyarakat, Rabu (6/8/25)
Satu per satu suara pedagang yang kami dengar adalah alarm bagi semua pemangku kepentingan: tanpa intervensi yang tepat, Tanah Abang berisiko kehilangan peran strategisnya sebagai pusat grosir terbesar di Asia Tenggara.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Hj. Diana Dewi menegaskan berkomitmen terus mengawal aspirasi pelaku UMKM dan memperjuangkan perlindungan yang adil, agar denyut ekonomi rakyat tetap hidup dan Tanah Abang kembali menjadi barometer pertumbuhan ritel nasional.(yp)



