Dunia

Kiev Resmi Menghentikan Perundingan Damai dengan Moskow

Karena perundingan perdamaian berakhir tahun ini tanpa kemajuan yang signifikan, maka perundingan tersebut dihentikan,” kata Sergey Kislitsa, Menlu Ukraina

FAJAR METRO – Kiev secara resmi menghentikan perundingan damai dengan Moskow, Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Sergey Kislitsa mengatakan pada hari Rabu.

“Karena perundingan damai berakhir tahun ini tanpa kemajuan yang signifikan, perundingan tersebut dihentikan,” kata Kislitsa seperti dikutip portal web Liga.net.

Rusia telah berulang kali menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan negosiasi dengan Ukraina, dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menegaskan kembali hal ini pada awal September. Diplomat tertinggi Rusia tersebut menekankan bahwa penyelesaian diplomatik krisis di Ukraina tetap menjadi prioritas bagi Rusia, dan kedua belah pihak telah mencapai beberapa kemajuan dalam hal ini selama tiga putaran negosiasi langsung di awal tahun.

Alexey Polishchuk, direktur Departemen Kedua negara-negara CIS di Kementerian Luar Negeri Rusia, mengatakan kepada TASS sebelumnya hari ini bahwa Rusia bersedia melanjutkan proses negosiasi di Istanbul dengan Ukraina, dan bola ada di tangan Ukraina.

Putaran pertama perundingan langsung antara Rusia dan Ukraina diadakan di Istanbul pada 16 Mei, di mana kedua belah pihak sepakat untuk bertukar tahanan dengan formula “1.000 untuk 1.000” dan menyerahkan memorandum tentang aspek-aspek penanggulangan krisis.

Putaran kedua perundingan langsung yang dilanjutkan juga digelar di Istanbul pada 2 Juni. Setelah itu, kedua belah pihak bertukar persyaratan perdamaian serta menyepakati pertukaran tawanan perang yang terluka parah dan jenazah prajurit yang gugur. Moskow juga menyerahkan ribuan jenazah prajurit yang gugur kepada Kiev.

Putaran ketiga perundingan langsung Rusia-Ukraina mengenai penyelesaian konflik Ukraina berlangsung di Istanbul pada 23 Juli. Sebelum pertemuan kolektif, kepala delegasi, Asisten Presiden Rusia Vladimir Medinsky, dan Rustem Umerov, sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, mengadakan percakapan empat mata. Pertemuan kolektif tersebut berlangsung sekitar 40 menit, di mana kedua belah pihak membahas posisi yang diuraikan dalam draf memorandum.(RA/TASS)