Kemlu dan UN Indonesia Bersinergi Dorong Perempuan Berkarier di Dunia Internasional
FAJAR METRO – Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan United Nations Indonesia menyelenggarakan kegiatan Women Mentorship and Career Pathway Programme 2025, di Jakarta (28/11). Dengan tagline “Empower Women, Building Future” kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan inspirasi dan motivasi bagi para perempuan, khususnya mahasiswa tahun akhir dan profesional muda, tentang kesempatan berkarier di Kemlu, PBB, maupun bidang profesional lainnya.

“Program ini merupakan wujud komitmen Kemlu untuk meningkatkan jumlah talenta muda Indonesia yang berkarier di organisasi internasional, sekaligus mendukung pengarusutamaan gender” ujar Sekretaris Ditjen Kerja Sama Multilateral, Veronica Rompis, dalam sambutannya.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapat kesempatan berinteraksi secara langsung dengan 9 orang mentor yang merupakan profesional perempuan yang telah berpengalaman meniti karier di Kemlu atau badan PBB selama lebih dari 10 tahun, beberapa di antaranya menduduki posisi strategis di bidangnya masing-masing. Peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi dari para mentor mengenai pengalaman berkarier sebagai profesional perempuan, termasuk bagaimana menghadapi tantangan dan membangun kepercayaan diri dalam pekerjaan.
“Setiap peserta diharapkan dapat memperoleh inspirasi, kepercayaan diri, serta pengetahuan praktis untuk menapaki jalur karier internasional, melalui sesi diskusi dengan para mentor,” ujar Veronica.
Bagi UN Indonesia, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang talent scouting. Dari lebih 400 pendaftar, terpilih 54 peserta untuk hadir secara langsung pada kegiatan ini. Seluruh peserta telah melalui proses seleksi saat registrasi berdasarkan biodata dan motivation statement yang ditulis oleh peserta.
Ms. Thandie Mwape, Head of Office UN OCHA Indonesia, turut hadir dalam kegiatan untuk memberikan motivational talk tentang perjalanan kariernya di PBB, lesson learned, dan faktor-faktor kunci bagi profesional perempuan untuk bertumbuh dalam kariernya.
Peserta menyampaikan apresiasi kepada Kemlu dan UN Indonesia karena kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga dan membuka wawasan baru, terutama dalam memulai karier sebagai profesional muda perempuan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di masa depan agar lebih banyak perempuan muda yang berdaya dan termotivasi untuk mengejar karier yang diinginkan di bidangnya masing-masing.(RA)



