News

SMART PAS hadir sebagai langkah nyata membangun budaya belajar di Lapas Kelas I Cipinang

 

Jakarta, Melalui Forum Knowledge Sharing, Best Practice, Lesson Learned, Bank Pengetahuan, dan kolaborasi stakeholder, SMART PAS menjadi upaya mengoptimalkan kinerja petugas pemasyarakatan agar semakin profesional, resilien, terampil, dan berintegritas.
Dari pengetahuan individu menjadi asset organisasi.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang terus berupaya meningkatkan kualitas Pelayanan Publik baik bagi masyarakat maupun Warga Binaan Pemasyarakatan.

Dengan melaksanakan tugas pokok dan fungsi sesuai Standar Pelayanan yang telah ditetapkan serta senantiasa melakukan perbaikan secara berkala dan bersungguh-sungguh memberikan prioritas pelayanan bagi kelompok rentan

Sobat Ulung, Terus bantu dan dukung Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Cipinang dalam mewujudkan Pelayanan Prima yang berkeadilan.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengajak mitra pembinaan Gereja Jemaat Petrus untuk bersinergi dalam penataan dan perapian area gereja. Diskusi yang berlangsung Selasa (8/9) ini menjadi langkah awal mewujudkan lingkungan ibadah yang rapi, nyaman, dan mendukung pembinaan kerohanian Warga Binaan.

“Penataan gereja bukan hanya soal bangunan fisik, tapi bagian dari upaya kami memberikan tempat pembinaan yang layak. Ini tanggung jawab bersama dengan tetap mengedepankan transparansi dan koordinasi.”
— Dr. Syarpani, Kalapas  Cipinang.

Sinergi antara pihak Lapas dan mitra gereja diharapkan berjalan transparan dan berkelanjutan. Setiap kontribusi akan sangat berarti untuk memperkuat kualitas pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan — bukan hanya memperbaiki fisik bangunan, tapi juga menciptakan suasana ibadah yang lebih bemakna.