PT. Gozco Plantations Melonjak 2.515 Persen, Keterbukaan Informasi Bagi Pemegang Saham Adalah Modal Utama
Jakarta, PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) mencatatkan peningkatan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang tahun buku 2024. Dalam Public Expose 2025 yang digelar di kantor pusat perseroan di Jakarta Selatan, Rabu (28/5), perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut melaporkan laba tahun berjalan sebesar Rp. 62,4 miliar dan pendapatan bersih mencapai Rp.804,6 miliar.
Direktur Umum dan Personalia PT Gozco Plantations Tbk, Jamal Rosyidin Hakki, mengatakan keterbukaan informasi kepada pemegang saham dan publik merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Ia juga mengapresiasi kontribusi seluruh jajaran manajemen dan karyawan yang telah mendukung pencapaian kinerja perusahaan sepanjang 2024.
Sementara itu, Direktur Perkebunan dan Teknik PT Gozco Plantations Tbk, Andrew Michael Vincent, menilai tahun 2024 menjadi bukti ketangguhan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketidakpastian ekonomi global hingga perubahan iklim yang berdampak pada sektor perkebunan.
Menurutnya, keberhasilan perusahaan didukung oleh peningkatan efisiensi operasional, penerapan teknologi digital, serta penguatan standar operasional melalui Gozco Standard Operating Procedure (GSOP).
“Inovasi digital telah membantu pemantauan lapangan dan pengelolaan logistik secara real-time sehingga mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas kebun. Selain itu, pengembangan sumber daya manusia melalui Gozco Academy juga memberikan dampak positif terhadap kualitas tenaga kerja,” ujarnya.
Vincent menambahkan, akuisisi PT Sinar Karya Mandiri oleh anak usaha Gozco turut memperkuat posisi perusahaan dalam industri kelapa sawit berkelanjutan sekaligus memperluas areal tanam produktif yang telah bersertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).
Pada kesempatan yang sama, Perseroan juga mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang menetapkan Marvin Herbert Wibisono sebagai Direktur Keuangan, Pajak dan Akuntansi menggantikan Yongki Tedja.
Dalam pemaparannya, Marvin menyampaikan bahwa pendapatan bersih perusahaan pada 2024 mencapai Rp804,6 miliar atau meningkat sekitar 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp744,2 miliar. Sementara laba tahun berjalan melonjak drastis menjadi Rp62,4 miliar dari Rp2,38 miliar pada 2023, atau tumbuh sekitar 2.515 persen.
Peningkatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan dan harga jual rata-rata produk utama perusahaan, yakni Crude Palm Oil (CPO), Palm Kernel (PK), dan Tandan Buah Segar (TBS).
Untuk menjaga momentum pertumbuhan, Gozco menetapkan anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp152 miliar pada 2025. Dana tersebut akan dialokasikan sebesar Rp.84 miliar untuk penanaman baru, program replanting, dan pemeliharaan tanaman belum menghasilkan (TBM), serta Rp68 miliar untuk pembelian aset tetap seperti alat berat, kendaraan operasional, dan fasilitas pengolahan hasil kebun.
“Investasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat operasional perusahaan di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang,” kata Marvin.
Dari sisi operasional, Gozco mencatat luas areal tertanam mencapai 15.596 hektare dengan tanaman menghasilkan seluas 13.938 hektare. Produksi CPO sepanjang 2024 mencapai sekitar 46 ribu ton, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Volume penjualan CPO, PK, dan TBS juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif.
Pada 2025, perusahaan akan fokus pada sejumlah agenda strategis, antara lain program replanting tanaman tua, peningkatan kapasitas pabrik kelapa sawit (PKS), pengembangan kebun berkelanjutan di Kalimantan Barat dan Sumatera Selatan, serta perluasan implementasi digitalisasi dalam pengelolaan operasional dan logistik.
Pertumbuhan bisnis, Gozco juga terus memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Melalui Gozco Academy, perusahaan telah melatih ratusan tenaga profesional di bidang perkebunan kelapa sawit berkelanjutan. Perseroan juga berkomitmen menjaga praktik agribisnis ramah lingkungan melalui konservasi lahan, perlindungan masyarakat sekitar, serta pengelolaan kebun yang berkelanjutan.
PT. Gozco optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan industri kelapa sawit nasional yang berkelanjutan.
Dengan kinerja yang terus membaik dan strategi ekspansi yang terukur.



