EkbisNews

Menoreh ke belakang 27 Tahun Terminal Petikemas JICT Guna Mengingat Kembali “JICT Forum” 

FAJAR METRO – Dalam rangka HUT ke 27 PT. Jakarta International Container Terminal (JICT), yang bertepatan dengan tanggal 1 April, Ketua Dewan Pelabuhan Tanjung Priok, DR. H. Sungkono Ali, BSc, BA, S.Pelm MBA, MM, MSc selaku Praktisi Pelabuhan / Mantan Ketua KADIN Kota Jakarta Utara, Penasehat DPC INSA JAYA, Dosen Kepelabuhan UNJ Jakarta memberikan penjelasan kepada media fajarmetro.com mengenai kronologis terbentuknya “JICT Forum” pada 1 April 2001.

Awalnya dari UTPK (Unit Terminal Peti Kemas) PT. Pelindo II (Persero) yang ingin mengembangkan kegiatan terminal petikemas di pelabuhan Tanjung Priok tidak bersifat Unit Kerja dari Pelabuhan tapi mau berdiri sendiri dan bertaraf international.

PT. Pelindo II (Persero) bekerjasama dengan Hautchitson Hongkong mendirikan PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) diresmikan tanggal 1 April 1999 yang berkembang pesat hingga saat ini di usianya mencapai 27 Tahun.

Saat mulai beroperasi dengan pola manajemen asing dimana Direksi dari orang asing (HPH Hongkong) dan Indonesia (Pelindo II), sebagian besar pengguna jasa eks UTPK berubah menjadi JICT relatif belum terbiasa dan terkesan belum terlayani dengan baik salah satu diantaranya komunikasi dalan bahasa asing (Inggris) karena Dirut nya orang asing, sehingga muncul keinginan pengguna jasa JICT supaya Dirut sebaiknya seorang Indonesia namun sudah dapat mewakili kepentingan manajemen asing,

Berjalan 2 (dua) tahun sejak berdirinya JICT dirasakan oleh pengguna jasa (shipping line) tidak ada perubahan pelayanan, akhirnya para shipping line pengguna jasa terminal petikemas JICT bersepakat membentuk ”JICT Forum” pada 1 April 2001 untuk menjembatani kepentingan shipping line berkomunikasi dengan manajemen JICT..

Kepengurusan terdiri dari perwakilan unsur shipping line dan JICT yang secara rutin mengadakan pertemuan (meeting) membahas hal-hal untuk kelancaran bersama. Saat mana pimpinan JICT sudah dijabat oleh orang Indonesia sebagai perwakilan dari HPH Hongkong yakni Bapak WS Wirjawan (Maman).

Personal JICT Forum terdiri :

Pembina : WS Wirjawan (Dirut JICT)

Ketua : Sungkono Ali (INSA JAYA/Shipping Line)

Wakil Ketua : Abdul Rozak (JICT)

Sekretaris : Budi Prasodjo (JICT)

Lainnya : Yanti Agustinova, Yan Afri, Dendy, dll

Dalam perkembangannya pelayanan JICT semakin maju dan shipping lines relatif hampir tidak ada masalah, karena setiap ada masalah didiskusikan dalam Forum JICT untuk disampaikan kepada Dirut JICT dan seketika ada solusinya.

Sayangnya dalam perjalanan JICT semakin maju dan berkembang seperti yang kita saksikan saat ini, namun JICT Forum tidak kelihatan aktivitasnya (tidak aktif), padahal sebelumya JICT Forum atas dukungan manajemen JICT melakukan kunjungan studi banding ke Terminal Peti Kemas di pelabuhan Klang Malaysia, Hongkong, Shenzen, Guangzhou, Ningbo, dll dalam rangka benchmark untuk kemajuan terminal petikemas JICT.

Peran JICT Forum bahkan tidak terkesan aktif setelah WS Wirjawan tidak lagi sebagai Dirut, beliau beralih memimpin Hutchinson Port Indonesia (HPI) mewakili HPH Hongkong sebagai pemagang saham JICT di Tanjung Priok.

Kondisi kehadiran JICT Forum di usia 27 tahun ini hampir tidak diingat lagi tapi duplikat kebersamaan dalam JICT sampai sekarang masih melekat dan ada karena para figur pengurus masih ada dan selalu mengikuti dari sisi dimana yang bersangkutan aktif dalam kegiatan pelabuhan.

SELAMAT ULANG TAHUN 27 PT. JICT – 1 APRIL 2026

Semoga JICT terus berkembang menjadi terminal unggulan, inovatif dan berdaya saing global serta senantiasa berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan perdagangan Indonesia khususnya Wilayah Kota Jakarta Utara. (YP/SA)