Sports

1.430 Atlet Ikuti Kejuaraan Pencak Silat di GOR Ciracas

Fajar Metro – Sebanyak 1.430 atlet dari 185 kontingen sejumlah perguruan silat dan sekolah mengikuti Kejuaran Indonesia Pencak Silat Championship 5 (IPSC 5) di GOR Ciracas, Jakarta Timur, yang berlangsung 2-3 Agustus.

Kejuaraan dibuka Andika Wisnuadji Putra Soebroto, Anggota DPRD DKI Jakarta sekaligus pembina IPSC 5, Sabtu (2/8/2025) dengan pemukulan gong. Pembukaan didampingi Ketua Panitia, Nuryanto bersama pengurus IPSI DKI.

Pembukaan diwarnai atraksi bela diri dari Perguruan Silat Tapak suci Padepokan TMII. Pesilat-pesilat muda ini menampilkan seni bela diri tangan kosong maupun menggunakan senjata jenis toya, clurit, krembit dan golok.

Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Timur, Sutoyo menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggaraan IPCS 5.

“Kami tentunya mendukung dan menyambut baik penyelenggaraan kejuaraan pencak silat. Ada ribuan atlet yang bertanding dari usia SD, SMP dan SMA, ini tentunya sangat baik dalam rangka menjaring atlet-atlet muda berbakat dari pencak silat, tentunya pesan kami dari Sudinpora Jakarta Timur berharap semua atlet bertanding dengan sportif dan tunjukkan kemampuan yang terbaik, menang kalah hal yang biasa. Tetapi jadikan pengalaman pertandingan ini jadi cambuk untuk memacu terus meningkatkan kemampuan diri dalam pencak silat. Semoga semua dari kejuaraan ini hadir atlet yang membangggakan Jakarta Timur dari turnamen provinsi, nasional bahkan internasional,” ujar Suyoto.

Sementara itu, Ketua Panitia IPSC5, Nuryanto mengatakan, kejuaran pencak silat ini digelar dalam rangka uji mencari bibit-bibit unggul atlet berprestasi. Ini sekaligus untuk seleksi atlet muda dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP dan SMA untuk berprestasi dalam olahraga pencak silat.

“Kejuaraan pencak silat ini juga untuk merebutkan piala Kemenpora dan mencari atlet yang berprestasi dalam pencak silat,” jelasnya..

Dari total 1.430 peserta, panitia mengundang 10 provinsi untuk memeriahkan kejuaran pencak silat tersebut, mulai dari Jakarta, Banten, Maluku Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Jawa tengah, Lampung hingga Jayapura.

Sementara itu, Andika Wisnuadji Putra Subroto mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada panitia dan para pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pencak silat bukan hanya olahraga tapi bagian dari identitas yang harus dilestarikan bersama.

“Saya berharap ini dapat melahirkan bibit atlet berprestasi yang nantinya mampu membawa nama daerah atau bangsa di kancah nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Di sisi lain, Prisil (12), salah satu peserta dari Perguruan Silat Tapak Suci mengaku sangat senang bisa ikut di kejuaraan silat ini. Ia akan mengikuti kelas seni tunggal prestasi. Meski baru kali pertama namun ia optimistis dapat meraih juara. Alasannya susah sering latihan di kawasan Kebon Pala, Makasar, Jakarta Timur.

“Sangat senang bisa ikut tanding. Harapannya tentu bisa meraih juara,” ujarnya. (RA/JS)