TKBM Tanjung Priok Terapkan Protokol Kesehatan Bekerja Masa Pandemi Covid-19

Memasuki masa pandemi Covid-19 giat ekonomi di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pihak Otoritas Pelabuhan (OP) memperketat aktifitas bongkar muat di pelabuhan terutama yang berhubungan dengan kapal asing terkait laporan adanya awak kapal asing CMA CGM Virginia yang terpapar Covid-19 dan telah kembali berlayar usai pemeriksaan dengan mengantongi Surat Izin Berlayar (SIB) pada Maret 2020 lalu.

 

Keberadaan tenaga kerja bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, tak lepas dari dampaknya. Dikarenakan para buruh ini yang bersentuhan langsung dengan pihak pendatang. hal ini seperti diterangkan oleh PJS Ketua Koperasi Sejahtera TKBM Pel. Tanjung Priok Jakarta, H. Diding Koharudin menggantikan sementara H. Suparman yang tengah dirawat karena sakit.

 

“Kondisi kegiatan bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok sejak pandemi ini menurun hingga 40 % ya mulai sekitar bulan lima habis lebaran.” Kata Diding.

 

Kami selalu memperhatikan protokol kesehatan yang diterapkan selama  pandemi Covid-19 ini, seperti bekerja dengan prinsip 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). dan memeriksakan hampir setiap hari para anggota.

 

Diharapkan Diding ada perhatian kehusus dari pihak pengelola pelabuhan kepada para anggota TKBM yang bekerja  secara rutin bersentuhan dengan kepemilikan barang dari luar pelabuhan, terutama kapal-kapal asing saat operasi bongkar muat barang dari dan ke kapal.

 

“Tanpa kita meminta, mestinya mereka itu cepat menanggapi apa yang menjadi kebutuhan dari para buruh ini, jangan menunda nunda” tegas Diding.

 

(yamin)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.