Haidar Alwi Institute Mengadakan Diskusi Publik Mengkritisi IMB Dan Reklamasi Teluk Jakarta

 

Selepas mencabut izin reklamasi, Gabener menycrahkan pengelolaan tiga pulau, yakni Pulau C, D, dan G kepada PT. Jakpro, salah satu BUMD milik DKI. Anies lantas menerbitkan Pergub Nomor 120 Tahun 2018 tentang Penugasan kepada PT.  Jakpro dalam Pengelo1aan Tanah Hasil Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Dalam Pasal 2 Pergub 120 tahun 2018 dijelaskan PT Jakpro berhak mengelola lahan kontribusi sesuai dengan panduan ranc-ungan kota. Selain itu, PT. Jakpro juga diperbolehkan melakukan kelja sama pengelolaan saraha, prasarana, dan fasilitas umum lainnya pada pemegang izin pelaksanaan reklamasi kepada Pemprov DKI.

Belakangan Gabener juga memberi nama baru untuk tiga pulau yang telah terbentuk, sebelumnya dikenal dengan sebutan Pulau C, D, dan G.

Menurut Gabener, sebuah lahan yang merupakan hasil reklamasi disebut dengan kawasan pantai. “Pulau C menjadi Kawasan Pantai Kita, Pulau D menjadi Kawasan Pantai Maju, Pulau G menjadi Kawasan Pantai Bersama,” kata Gabener di Balai Kota Jakarta, 26 November 2018.

Penamaan tersebut dibarengi dengan ditekcnnya Keputusan Gubemur Nomor 1744 Tahun 2018 tentang Penamaan Kawasan Pantai Kita, Kawasan Pantai Maju, dan Kawasan Pantai Bersama di Kota Administrasi Jakarta Utara oleh Gabener.

Gabener mcnjelaskan pemilihan tiga nama itu memiliki dasar atau tujuan bagi masa depan Jakarta.

“Maknanya adalah untuk masa depan dan wilayahnya nanti memiliki ciri khas di mana warga kita merasakan laut, pantai, sena merasakan kemajuan bersama,” tuturnya.

Gabencr berjanji membuka kawasan pantai di tiga pulau itu untuk masyarakat luas.

Gabencr menyebut ada sejumlah percncanaan terkait tiga pulau reklamasi yang saat ini sudah terbangun. Salah satunya, dimanfaatkan untuk kampung nelayan.

“Kita akan punya kampung yang kita akan lakukan peremajaan, mereka bisa hidup sebagai nelayan,” kata Gabener d1 J akarta Timur, Jumat (23/1 1/2018).

Jakarta tidak bisa dibangun hanya dengan kata-kata manis apalagi dengan janji-janji ranis. Karena, Jakarta harus dibangun oleh seorang pcmimpin yang konsisten ucapan dengan tindakannya. Dan, saat ini di Jakarta dipimpin oleh pimpinan bukan pemimpin sesungguhnya.

Haidar Alwi . Inisiator Gerakan Perubahan #2022GantiGabener  (Lala N)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *