Jokowi Mania Nusantara Berikan Santunan Anak Yatim Piatu Dan Bagi-Bagi Al Qur’an

 

Pembacaan doa syukuran kemenangan Jokowi-Amin dipimpin oleh seorang ustad. Tampak Ketua Umum Joman, Immanuel Ebenezer Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara bersama jajaran pengurusnya berdoa bersama sebagai rasa syukur di kantor Joman Jl. Taman Manggis Permai P/12 Kota Depok, Minggu, (28/04).

Jakarta – Jokowi Mania Nusantara (Joman) menggelar syukuran kemenangan Jokowi dan KH Ma’ruf Amin dengan doa dan pemberian santunan untuk anak yatim piatu. Puncaknya wujud syukur ini ditandai pemotongan nasi tumpeng oleh Immanuel Ebenezer Ketua Umum Joman didampingi Kamal Sekjen Joman, Livi Joman dan para ketua-ketua relawan.

Selain itu dilakukan pemotongan kue bergambar paslo  Jokowi-Amin dan logo organisasi Joman. Bahkan, ada pemberian bantuan kitab suci Al-Quran untuk sejumlah musholla bantuan dari Gus Din.

“Kegiatan syukuran ini sebagai wujud rasa syukur atas kemanangan Jokowi-Amin. Berdasarkan data real count KPU sudah ungggul 54 sampai 56 persen atas Prabowo-Sandi yang memperoleh sekitar 44 persen,” terang Ketua Umum Joman, Immanuel Ebenezer saat sambutan syukuran di kantor Joman Jl. Taman Manggis Permai P/12 Kota Depok, Minggu, (28/04/2019).

Katanya, syukuran ini sebagai bukti kemenangan Jokowi-Amin bukan hanya sekedar menang di exit poll atau lembaga survei yang terdaftar di KPU. Namun, kata pria yang biasa disapa Noel ini, Jokowi juga unggul di data real count KPU yang sudah mencapai 45 persen lebih.

“Jadi data real count KPU ini bukan hasil nyata dan fakta di TPS-TPS di seluruh Indonesia. Ini bukan survei abal-abal, tentu sudah sangat rasional dan ilmiah,” tegas Noel disambut tepuk tangan seluruh undangan yang hadir.

Di atas panggung yang megah dengan back drop bertuliskan ‘Menyambut Kemenangan, 2019 Tetap Jokowi’. Noel juga berterima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota Joman yang sudah berjuang untuk kemenangan pasangan Umaro dan Ulama ini.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus dan anggota Joman. Selain itu terima kasih kepada relawan-relawan Jokowi-Amin yang juga ikut berjuang siang malam menuju kemenangan,” tukas Noel.

Mengenai klaim kemenangan yang dilakukan oleh kubu Prabowo-Sandi paslon 02 menurutnya hal tersebut tidak berdasar. Apalagi kecurangan yang mereka tudingkan kepada paslon 01 tidak terbukti dan proses Pemilu berjalan lancar-lancar saja.

”Kalau kubu Prabowo-Sandi mengatakan Pemilu 2019 curang dan minta pemilu ulang, hal itu tidak konsisten dengan pernyataan mereka sendiri. Dimana kubu Prabowo-Sandu telah mendeklarasikan diri menang,” sindir Noel.
Lanjut Noel, mengenai people power, Joman dan relawan Jokowi-Amin yang lain lebih siap. Tentunya kami akan waspada dengan sejumlah orang yang tidak terima dengan kekalahannya.

“Kami akan terus kawal terus penghitungan sampai hasil akhir penghitungan KPU pada 22 Mei 2019,” ujarnya.

Noel mengatakan sebagai relawan Jokowi-Amin, dirinya dan relawan lainnya akan ikut mengkritisi pemerintahan Jokowi setelah resmi dilantik. Pihaknya tidak hanya ingin menjadi pendukung yang loyal, akan tetapi juga pendukung yang kritis apabila ada hal-hal yang menyimpang.

”Pemerintah kalau ada salah-salah, tetap akan kita kritik. Kami bukan pendukung babi buta. Joman akan kritisi secara terhormat, bermartabat dan demokratis,” tegasnya.

Dalam acara syukuran ini juga tampak hadir beberapa Ketua-Ketua Umum relawan dari berbagai organ. Diantaranya, Projo (Pro Jokowi), Bara JP, KSBSI, GK Jokowi, Sahabat Jokowi, Barisan Pembaharuan, Relawan Buruh Jokowi, Kaukus Indonesia Bersatu (KIB) dan organ-organ relawan lainnya.

Syukuran ini kata Noel juga sebagai perayaan ulang tahun anaknya dan peringatan telah meninggal ibunya bulan lalu. Selain itu, sebagai wujud syukur toleransi antar beragama di perumahannya.

“Walau saya seorang kristiani saya tetap saling menghargai dengan tetangga di rumah saya ini. Apalagi di depannya ada musholla, kami rukun dan salung membangun toleransi beragama,” terang Noel.

Makanya kata Noel, saya tidak percaya kalau Islam di-identikkan dengan kekerasan. Sebab dalam Islam mengenal namanya rahmatan lil alamin.
“Kalau ada yang menggangu umat Islam saya juga tidak terima. Dan saya tidak kalau ada yang keras-keras dan kalau ada pasti menyimpang” pungkasnya (red)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *