Secara Serentak, Anies Baswedan Buka Musrenbang Tingkat Kota/Kabupaten Tahun 2021

Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota/Kabupaten Tahun 2021 secara daring. Terlaksananya Musrenbang secara serentak atas dukungan dan kolaborasi cerdas, tuntas serta ikhlas dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Jakarta yang Maju Kotanya dan Bahagia Warganya.

“Program satu sama lain harus saling menopang. Kemudian prioritaskan dengan anggaran yang ada seoptimal mungkin untuk kepentingan masyarakat dan menyiapkan stimulus dalam menggerakan perekonomian. Nantinya, ide dan gagasan yang terkait masalah menahun supaya menjadi perhatian dan perlu percepatan,” ungkap Anies saat memberikan arahan dalam kegiatan Musrenbang tingkat Kota/Kabupaten, Senin (29/3).

Ia berharap pelaksanaan Musrenbang di wilayah DKI Jakarta bisa berjalan dengan baik. Rumusan yang dihasilkan di wilayah harus sinkron dengan kebijakan yang ada di provinsi dan pusat. “Curahkan semua ide, inovasi dan gagasan tentang pembangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi semuanya. Begitu juga yang menyangkut hal-hal mendasar masyarakat, pastikan semua ini berjalan baik,” pesannya.

Sementara itu, Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan, Musrenbang Tahun 2021 sangat strategis dikarenakan sebagai tahun terakhir pelaksanaan RPJMD Tahun 2017-2022 dalam rangka menyusun bahan masukan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2022 yang memiliki tema Peningkatan Perekonomian Masyarakat Berbasis Kota Ketahanan.

Dijelaskannya, ada beberapa rencana program prioritas wilayah Jakarta Utara Tahun 2022 yang mendukung pelaksanaan Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Nomor 66 yaitu penataan Kawasan Pasar Ular Permai dan Pasar Ular Plumpang, penguatan sektor UMKM dalam rangka pemulihan ketahanan ekonomi, pemulihan industri pariwisata dan ekonomi kreatif. Selanjutnya, peningkatan ketahanan pangan, reformasi sistem kesehatan, penataan Kawasan Pendidikan Terintegrasi Rawa Badak Utara dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Rencana program prioritas wilayah tersebut juga untuk mewujudkan peningkatan ketahanan kota pasca COVID-19 terutama bagi upaya pemulihan ekonomi dan aktivitas kehidupan masyarakat Jakarta Utara. Selain itu, sesuai peran dan fungsinya Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memberikan dukungan terhadap kegiatan Provinsi DKI Jakarta seperti revitalisasi Masjid Luar Batang, penataan Kampung Aquarium, penataan Danau Sunter Selatan, naturalisasi Kali BGR dan Pompa BGR, naturalisasi Kali Krapu serta pembangunan Jembatan Kali Betik,” terang Ali.

Musrenbang Kota Administrasi Jakarta Utara Bahas Usulan Prioritas

Sebanyak 3.081 usulan kegiatan dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 761 Milyar merupakan hasil pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan se-Jakarta Utara Tahun 2021. Secara berjenjang, usulan yang diajukan tersebut akan kembali dibahas dalam Musrenbang tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara yang berlangsung mulai Senin (29/3) hingga Selasa (30/3) di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara.

“Ada juga usulan prioritas wilayah yang harus dikolaborasikan dengan tingkat Provinsi DKI Jakarta seperti halnya penataan kawasan yang membutuhkan dukungan anggaran dari dinas terkait,” ungkap Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim saat ditemui di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Senin (29/3).

Sejumlah usulan kebutuhan wilayah prioritas yang diajukan ke tingkat Provinsi diantaranya, peninggian Jalan RE Martadinata dan Lodan Raya, pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) depan SMPN 244 dan SMPN 266 Cilincing. Kemudian sheet pile Kali Lodan dari jembatan Kali Lodan sampai Kali Ancol depan ex Hailai, pembangunan tanggul Pantai Mutiara Kelurahan Pluit. Selanjutnya, pembangunan Waduk Belibis (lanjutan), Waduk Kesatriaan, Waduk Marunda dan Waduk Rorotan, pembangunan rumah pompa didepan Artha Gading dan Kali Betik, revitalisasi Taman Waduk Pluit.

“Seperti biasa nantinya akan diinventarisir mengenai usulan yang bisa dilaksanakan tahun ini, tahun depan atau ada yang diswakelola maupun kegiatan yang bisa melibatkan CSR. Hasil pembahasan Musrenbang akan diinformasikan ke Camat dan Lurah untuk disampaikan lagi ke warga,” ujar Ali.

Sejak bulan Januari hingga akhir Februari 2021 tahapan Musrenbang telah dilaksanakan yang diawali dengan kegiatan Rembuk RW, Musrenbang tingkat Kelurahan, Musrenbang tingkat Kecamatan. “Saat ini, masuk ke tahapan Musrenbang tingkat Kota Administrasi Jakarta Utara. Kami sangat mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam menyampaikan aspirasinya untuk mendukung kemajuan wilayah Jakarta Utara. Semoga usulan prioritas yang diajukan bisa segera terealisasi,” pungkas Wali Kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published.