Warga Rusunawa Marunda Ikuti Pelatihan Membuat Alat Cuci Tangan Otomatis

Warga Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Marunda mengikuti pelatihan pembuatan alat cuci tangan otomatis di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), Kamis (27/8). Pelatihan ini merupakan upaya pengelola Rusunawa memberdayakan warga di masa pandemi COVID-19.

Kepala UPT Rusunawa Marunda Ageng Darmintoro mengatakan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) memiliki kegiatan pengabdian masyarakat, dalam hal pelatihan pembuatan handless otomatis.
“Pembuatan alat cuci tangan otomatis. Alat cuci tangan yang menggunakan sensor alias tanpa sentuh,” katanya.

Untuk pelatihan pembuatan alat cuci tangan otomatis tersebut, Ageng menambahkan STIP melaksanakannya dalam waktu dua hari.
“Kami sampaikan kepada warga yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan angkatan kerja yang ada di Rusunawa Marunda. Antusiasnya tinggi, ada 20 orang yang mengikuti pelatihan tersebut. Untuk acaranya sendiri dibuka langsung oleh Wakil Ketua I STIP Bapak Budi Purnomo,” tambahnya.

Harapan dari kegiatan ini, Ageng ingin warga memiliki keahlian tambahan, terutama dalam pembuatan alat cuci tangan otomatis.
“Setelah pelatihan, tentunya warga diharapkan bisa membuat sendiri, atau bisa bekerjasama dengan pihak STIP untuk program lanjutan paska pelatihan,” ucapnya.

Rencananya, peserta pelatihan tersebut nantinya akan dijadikan sebuah skillfull community (komunitas yang terampil) sebagai upaya pengelola Rusunawa Marunda memberdayakan masyarakat Jakarta Utara di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.