Putus Mata Rantai COVID-19, Tokoh Agama Ingatkan Warga RW10 Sunter Jaya Pentingnya 3M

Tokoh agama RW 10 Kelurahan Sunter Jaya ingatkan warga agar menjalankan 3M, Kamis (27/8). Himbauan ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di wilayah Kota Administrasi Jakarta Utara.

H. HE Masdun tokoh agama islam mengatakan agar masyarakat dalam beraktivitas di luar rumah selalu menggunakan masker.p

“Untuk mencegah penularan virus Corona yang dapat tersebar melalui udara. Dengan penggunaan masker, paparan dapat diminimalisir,” katanya.

Romo Yustin Jutindharo menambahkan menerapkan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) harus dijadikan kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Warga Sunter Jaya harus membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun atau minimal dengan air mengalir selama dua puluh detik. Tujuannya memastikan kebersihan tangan sebagai salah satu bagian tubuh yang aktif,” tambahnya.

Pendeta Murwanto Moesamo menegaskan dalam beraktivitas dilingkungan masyarakat, menjaga jarak sudah menjadi suatu keharusan.

“Setelah menggunakan masker dan mencuci tangan, salah satu upaya memutus penyebaran COVID-19 saat berada di luar rumah ataupun dalam kerumunan adalah menjaga jarak fisik dari orang lain, hal ini dapat mencegah virus menyebar dari satu orang ke orang yang lain,” ucapnya.

Sementara Ketua RW 10 Alexander Frans mengatakan sangat mengapresiasi dengan keperdulian tokoh-tokoh agama dalam upaya memerangi penyebaran COVID-19 di Sunter Jaya.

“Terimakasih kepada tokoh-tokoh agama yang mau ikut berkolaborasi dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Harapannya, untuk mewujudkan Jakarta Utara khususnya RW 10 Sunter Jaya, agar lebih efektif para tokoh agama juga mensosialisasikan 3M ini dalam forum-forum keagamaan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.