PT. Aneka Tambang Tbk Gelar RUPST 2019 Merombak  Direksi Dan Komisaris

 

Direktur Utama PT. Aneka Tambang Tbk. Arie Prabowo Ariotedjo mengatakan, perseroan merombak tiga direksi, antara lain direktur operasi dan produksi yang sebelumnya dijabat Hari Widjajanto digantikan Hartono.

Kemudian Aprilan Hidayat Setia yang sebelumnya menjabat sebagai Corporate Secretary, diangkat sebagai Direktur Niaga menggantikan Tatang Hendra. Selain itu, direktur sumber daya manusia yang sebelumnya dijabat Johan N.B Nabahan, saat ini dijabat oleh Luki Setiawan Suardi.

“Direktur SDM dari luar, profesional di bidang human capital,” ungkap Arie, saat konferensi pers Antam, seusai RUPST di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (24/4).

Antam juga mengangkat dua komisaris baru yakni Dadan Kusdiana, kepala Balitbang Kementerian ESDM dan Arif Baharudin, Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan.

Berikut sususan dewan komisaris dan direksi Antam:

Komisaris

  • Komisaris Utama: Fachrul Razi
  • Komisaris Independen: Gumilar Rusliwa Somantri
  • Komisaris Independen: Anang Sri Kusuwardono
  • Komisaris : Zaelani
  • Komisaris: Dadan Kusdiana
  • Komisaris: Arif Baharudin

Direksi

  • Direktur Utama: Arie Prabowo Ariotedjo
  • Direktur Keuangan: Dimas Wikan Pramuditho
  • Direktur Operasi dan Produksi: Hartono
  • Diektur Pengembangan Usaha: Sutrisno S. Tatet dagat
  • Direktur Niaga: Aprilandi Hidayat Setia
  • Direkur Sumber Daya Manusia: Luki Setiawan Suardi

Informasi saja, perusahaan dengan kode saham Antam tersebut juga membagikan dividen senilai Rp.306,05 miliar atau 35% dari laba bersih 2018. Dari jumlah dividen yang dibagikan tersebut setiap saham akan mendapatkan Rp. 12,74. Dalam RUPS tersebut juga diputuskan laba ditahan sejumlah Rp. 568,38 miliar atau 65%.

Perusahaan mencatatkan peningkatan kinerja yang signifikan pada tahun 2018. Laba Bersih ANTAM tahun 2018 tercatat Rp. 874,43 miliar atau meningkat 541% dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp. 136,50 miliar.

Pada 2018, Antam mencatatkan penjualan bersih Rp.25,24 triliun. Emas menjadi komponen terbesar pendapatan, berkontribusi Rp.16,69 triliun atau 66% dari total penjualan bersih. (Lala N)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *