Deklarasi Kampanye Damai Pilwalkot Surabaya 2020, Dua Kubu Tampil Menyanyi

 

 

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar acara deklarasi kampanye damai pemilihan Walikota dan wakil walikota,
Surabaya 2020, yang dihadiri oleh pasangan calon (paslon) wali dan wakil wali Kota Surabaya nomor urut satu, Eri Cahyadi dan Armuji, dan paslon nomor urut dua Machfud Arifin-Mujiaman.
Ketua KPU Kota Surabaya, Nur Syamsi menyampaikan, kegiatan ini tepat dilaksanakan tiga hari setelah penetapan paslon pilkada 2020.

“Hari ini adalah hari pertama, paslon dalam melaksanakan tahap kampanye tetap patuh dan taat pada peraturan yang berlaku. Harapan kami setiap tahapan mematuhi aturan,” ujarnya.
Sabtu (26/9/20).

 

Dia berharap, setiap kegiatan kampanye mengutamakan protokol kesehatan dan semua elemen yang terlibat dalam kampanye bersedia menjadi pelopor protokol kesehatan. “Minimal memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun,” ucap dia.
Sementara itu, dalam sambutannya, Armuji menyampaikan, pada Sabtu sore ini merupakan momentum kampanye damai.
“Kami juga memamitkan bapak Eri Cahyadi yang tidak bisa hadir karena mengantarkan saudaranya yang sedang sakit menuju rumah sakit. Dan kami berharap kampanye ini jujur dan adil,” tutur Armuji.

Armuji menegaskan, prestasi Surabaya sudah cukup hebat, tapi kalau maju, Surabaya sudah maju. “Makanya tagline kita tidak Surabaya Maju tapi Surabaya keren atau kalau bahasa Surabayaan namanya Surabaya Mbois,” ujar dia.

Armuji mengaku, dirinya bersama Eri Cahyadi mengetahui betul perjalanan Kota Surabaya dari tahun ke tahun. “Pak Eri asli arek Surabaya, saya juga asli arek Surabaya. Kami berdua cari kerja dan makan di Surabaya,” kata dia.

 

 

Sedangkan dalam sambutannya, Machfud Arifin mengungkapkan acara ini deklarasi damai yang diselenggarakan oleh KPU Surabaya.
“Kemarin malam juga ada acara yang diselenggarakan Bawaslu, saya juga hadir dalam acara itu.
Machfud mengaku, dirinya bersama pasangannya yaitu Mujiaman hadir di acara ini tidak ingin berkampanye.

“Kami di sini hanya ingin berdoa, mudah-mudahan mulai hari ini jangan sampai ada lagi warga Surabaya yang tidur di makam, jangan ada warga Surabaya yang mandi dan buang hajat di sungai,” ujar Machfud.

Machfud kembali menegaskan bahwa dirinya sore ini tidak ingin berkampanye tetapi hanya ingin berdoa. Mudah-mudahan orang Surabaya naik kelas.
“Saya komitmen untuk menjadikan pilwalkot ini bermartabat dan pemilih sehat. Saya minta tolong kepada KPU Kota Surabaya untuk maksimalkan kehadiran pemilih dalam pilwalkot 9 Desember mendatang,” ucapnya.

Acara deklarasi kampanye damai ini juga disisi dengan berbalas lagu atau nyanyian yang dinyanyikan oleh Armuji bersama kelompok pemusik Surabaya dan Mujiaman juga menyanyikan lagu bersama tim kreatifnya dengan memakai pakaian traditional Surabaya karena Mujiaman ingin para seniman traditional Surabaya kembali bangkit dan mempunyai wadah untuk terus berkarya. Pungkas Mujiaman. (Amy78)

Leave a Reply

Your email address will not be published.