Langgar PSBB Transisi, Pengunjung Pasar Warakas Dikenakan Sangsi Sosial

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kecamatan Tanjung Priok melakukan monitoring Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi di Pasar Kaget Jalan Warakas IV, Senin (27/7). Dari kegiatan ini sebanyak sepuluh orang warga yang tidak menggunakan masker dikenakan sangsi sosial melakukan pembersihan area pasar.

Lurah Warakas Makrus Nugroho mengatakan kegiatan monitoring dan penegakan aturan PSBB masa transisi sebagai upaya sosialisasi gerakan menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir (3M).
“Adanya penindakan terhadap pelanggar itu sebagai bagian dari edukasi. Tujuannya agar warga terbangun kesadarannya dalam melaksanakan protokol kesehatan dan tidak mengulangi kelalaiannya,” katanya.

Ditambahkan Makrus, selama pandemi COVID-19 sudah berbagai upaya sosialisasi dilaksanakan oleh pihak kelurahan.
“Dan ketika warga kedapatan tidak menggunakan masker langsung dikenakan sangsi membersihkan area pasar sekitar satu jam. Hari ini kita menghukum sebanyak sepuluh orang pelanggar yang tidak menggunakan masker,” tambahnya.

Selama kegiatan pengawasan ini, Makrus menerangkan yang ikut hadir bukan hanya Camat Tanjung Priok dan juga lurah se-kecamatan Tanjung Priok saja.
“Tapi juga melibatkan unsur masyarakat seperti FKDM dan Gugus Tugas RW setempat. Keterlibatan mereka karena saat ini sebagian besar masyarakat sudah sadar pentingnya upaya preventif untuk menekan penyebaran pandemi COVID-19, baik di lingkungan rumah maupun area publik seperti pasar,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *