Minta Warga Ibadah di Rumah, Tiga Pilar Kelurahan Koja Pantau Aktivitas Mushalla

Tiga Pilar Kelurahan Koja, Koja terus memantau puluhan musala yang disinyalir masih melaksanakan aktivitas ibadah jemaah. Sebaliknya, aktivitas ibadah jemaah dimintanya dilaksanakan di rumah bersama keluarga masing-masing.

Lurah Koja Frimelda Novarita mengatakan, sosialisasi aktivitas ibadah di rumah sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah kian digencarkan. Hal ini sebagai antisipasi terhadap penyebaran pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Sekarang kita lagi menggencarkan dan memantau aktivitas musala untuk sementara waktu tidak menggelar aktivitas ibadah jemaah,” kata Frimelda saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

Penekanan pada musala, disebabkan adanya laporan warga yang diam-diam melaksanakan aktivitas ibadah jemaah seperti salat tarawih di musala.

Untuk belasan masjid di kelurahan tersebut, dipastikan sudah menutup sementara aktivitas ibadah dan keagamaan selama pandemi Covid-19.

“Letak musala memang di dalam gang, total ada sekitar 30 mushala. Ini sosialisasinya akan kita gencarkan dan langsung sisir ke lokasi,” jelasnya.

Berdasarkan peta kasus dalam laman corona.jakarta.go.id, Kelurahan Koja belum kedapatan pasien positif Covid-19. Kendati demikian, dia menegaskan hal itu tidak menjamin bahwa wilayah tugasnya terbebas dari pandemi ini.

“Walau tidak ada positif tapi ada sejumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan). Makanya kita terus sosialisasikan agar warga menaati fatwa MUI dan imbauan pemerintah,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.