Polisi Sidik Penyebar “Nasi Anjing” di Masjid Baba Alun Tanjung Priok

Fihak Kepolisian Sektor Tanjung Priok saat ini tengah menyelidiki siapa penyebar nasi bungkus yang berlebel “Nasi Anjing” di wilayah RPTRA Kelurahan Warakas dan Masjid Baba Alun Kelurahan Papanggo, tepatnya TKP di lingkungan areal RW 012 Kel. Warakas/RW 08 Kel. Papanggo Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.

Menurut keterangan saksi yang beredar melalui video Whats App, kejadian pada hari kedua puasa Ramadhan 1441 H/2020 M, Sabtu (25/04/2020) ada pembagian nasi bungkus di lingkungan Masjid Baba Alun Kelurahan Papanggo Tanjung Priok. dikatakan oleh seorang ibu dalam video berdurasi sekirar 1 menit itu mengambil tiga bungkus tetapi saat hendak dibuka ada tertulis dkertas pembungkus “nasi anjing”, sehingga ibu tersebut tidak jadi memakannya, diakhir rekaman nasi bungkus tersebut dibuka dan terlihat setumpuk nasi dan daging yang diperkirakan daging anjing.

Saat dikonfirmasi ke Kapolsek Tanjung Priok Kompol Budi Cahyono, kejadian ini memang ada dan sedang dalam penyelidikan. ditambahkan oleh Kompol Budi diperkirakan bahwa pelaku pembagian nasi bungkus yang tertera tulisan “nasi anjing” seperti ungkapan saksi, berjumlah tiga orang dan menggunakan kendaraan roda empat merek “Avanza”.

Senada dengan Kapolsek, Lurah Warakas Makhrus Nugroho kepada Fajar Metro menyatakan kejadian ini masih dalam penyelidikan intel Polsek Tanjung Priok, kita tunggu saja hasilnya.

Sementara itu Ketua DMI DKI jakarta KH. Ma’mun Al Ayyubi meminta kepada warga masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan kejadian ini, karena kita belum tahu pasti siapa pelaku dan apa motivasi perbuatannya ini, kita berharap fihak kepolisian segera mengungkap kasus ini.

Sebagai seorang muslim kita jangan lekas berburuk sangka, apalagi sekarang bulan suci dan kondisi masa wabah begini jangan sampai persatuan dan kesatuan bangsa menjadi pecah.

Kalau secara pribadi ini merupakan pelecehan terhadap yang berpuasa karena memberi makanan yang haram, saya berharap kepada penegak hukum segera menuntaskan kasus ini dan menyeret pelakunya dengan hukuman yang setimpal, demikian KH. Makmun Al Ayyubi.

(yamin/tim)

Leave a Reply

Your email address will not be published.