Golden Property Awards 2021 Sukses Digelar, Apresiasi Tertinggi untuk Para Pebisnis Properti

JAKARTA, Setelah lebih dari satu tahun persiapan, 99 Group bersama Indonesia Property Watch (IPW) sukses menggelar Golden Property Awards 2021. 

Puncak penghargaan propertibergengsi Tanah Air ini digelar secara offline dengan protokol kesehatan yang ketat di Ciputra Artpreneur.

Golden Property Awards (GPA) hadir sebagai sebuah ajang penghargaan yang diselenggarakan secara independen, dengan metode penilaian berbasis riset dan survei yang dilakukan secara profesional. 

Tahun ini merupakan edisi keempat penyelenggaraan acara yang dimulai pertama kali pada 2015 silam ini.

Dengan mengangkat tema “Property New Game”, Indonesia Property Watch menggandeng 99 Group yang membawahi Rumah123.com dan 99.co untuk memperluas jangkauan exposure hingga ke kalangan konsumen.

Deputy CEO 99 Group Indonesia, Wasudewan, memaparkan, “Kami berbangga bisa berkolaborasi dengan IPW untuk menghadirkan Golden Property Awards 2021. Persiapan matang sudah dilakukan oleh tim 99 Group untuk memastikan acara tahun ini dapat membawa manfaat tidak hanya untuk pebisnis properti saja, namun juga kepada para pencari properti.”

Penilaian Tepercaya yang Disempurnakan dengan IPW Standard Project Rating 2.1

Berbekal IPW Standard Project Rating 2.1 yang telah disempurnakan, proses penilaian Golden Property

Awards 2021 berhasil menyeleksi ratusan proyek dari pengembang yang mendaftar. Sejak dibukapendaftarannya pada September 2020 lalu, tercatat 138 proyek yang lolos menjadi peserta yang memperebutkan 28 penghargaan untuk 65 pemenang.

“Dengan adanya Standard Project Rating 2.1, IPW berkomitmen untuk memberikan penilaian yang profesional dan reliable. Jadi, semua peserta yang dipilih menjadi pemenang Golden Property Awards

2021 sudah pasti merupakan best of the best di kategorinya masing-masing,” tutur CEO Indonesia

Property Watch, Ali Tranghanda. Indonesia Property Watch menerjunkan puluhan tim inti untuk melakukan pengecekan langsung kelapangan bukan sebatas desktop analysis. Perwakilan tim penilai juga diterjunkan sebagai mysterious consumer untuk melihat pelayanan yang dilakukan oleh tenaga pemasar masing-masing proyek.