BNNK Jakarta Utara Gandeng Perusahaan Swasta Perangi Narkoba

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara menggandeng perusahaan swasta dalam perang melawan narkoba. Kolaborasi melahirkan rencana aksi (renaksi) perangi narkotika baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan swasta.

Sekretaris Kota Kota Administrasi Jakarta Utara, Abdul Khalit mengatakan perang terhadap narkoba tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan Badan Narkotika Nasional (BNN) semata. Melainkan perlu adanya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan lainnya (stakeholder) maupun elemen masyarakat.

“Hari ini kami mengadakan bimbingan dan pelatihan teknis perang melawan narkoba bersama dua puluh perwakilan perusahaan swasta di Jakarta Utara. Kami harapkan sektor privat (perusahaan swasta) ini mendukung dalam upaya mencegah narkoba baik di lingkungan internal maupun eksternalnya,” kata Khalit saat ditemui usai menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba pada Kota Tanggap Ancaman Narkoba (KOTAN) pada lingkungan swasta Jakarta Utara, di El Hotel Royal Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (22/9).

Bimbingan teknis ini, dipastikan Khalit melahirkan renaksi kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, BNNK Jakarta Utara dan perusahaan swasta.

Kegiatan ini melengkapi bimbingan teknis perang terhadap narkoba yang sudah diberikan kepada perwakilan pengurus sekolah dan elemen masyarakat sebagai upaya mewujudkan Kampung Bersih Narkoba (Bersinar) di Jakarta Utara.

“Narkoba ini bukan sekadar bisnis namun juga bisa melemahkan dan akhirnya menghancurkan generasi muda di Indonesia. Dari data yang ada, masa pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) ini ternyata transaksi narkoba tidak menurun dengan adanya berbagai modus baru. Untuk itu, ayo kita bersama-sama perangi narkoba demi kemajuan bangsa ke depan,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, General Manajer Komersial PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Tanjung Priok, Dimas Rizky Kusmayadi mendukung penuh terhadap upaya perang terhadap narkoba baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan.

Di lingkungan internal, perang terhadap narkoba dilakukan dengan pengecekan kesehatan (medical check up) rutin setahun sekali dan mengeluarkan kebijakan sanksi tindakan displin hingga pemecatan bagi karyawan yang kedapatan menggunakan narkoba.

Sedangkan di lingkungan eksternal, perusahaan telah berkolaborasi dengan BNNK Jakarta Utara dengan menggelar sosialisasi anti narkoba di enam kecamatan di Jakarta Utara.

“Kami support (dukung) penuh apa yang dilakukan pemerintah dan BNNK Jakarta Utara dalam perang melawan narkoba,” tutupnya.