LSM GMBI Aksi Demo Di Depan Walikota Jakarta Timur Terkait Ditemukannya Patut Di Duga Ada Kong Kali Kong Di Citata, KLH Dan Sumber Daya Air

Distrik LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Aruh Bawah Indonesia)  DKI Jakarta adakan  Aksi unjuk rasa / demo di depan Kantor Walikota Jakarta Timur pada Kamis (22/10).

Adapun aksi demo di lakukan terkait dengan meminta pemberian sangsi tegas terhadap manajement Apartemen di Jakarta Timur yang memfasilitisasi prostitusi online dan seolah-olah di biarkan oleh Aparat pemerintah Walikota Jakarta Timur.

 

 

Nampak para anggota LSM GMBI DKI Jakarta membawa 2 mobil ,  Box Mitsubishi dan Pick up berteriak meminta di terima oleh Walikota Jakarta Timur.

” Para pengguna jalan, mohon maaf perjalanannya terganggu, ” ujar salah satu orasi di atas mobil box Mitsubishi.

 

 

Sambil menunggu Bapak Walikota Jaktim M .Anwar keluar dari kantor Wali Kota Jakarta Timur,  Para aksi demo menyanyikan ,”  Marilah kawan yang cinta kebenaran dan keadilan untuk turun ke jalan ……………… bergerak dan bersatu menuju Indonesia baru, Kita semua akan menang melawan penindasan…GMBI ,GMBI sampai mati “.

Walaupun  suasana terik panas matahari menghantam, Mereka dengan semangat berunjuk rasa sambil menyanyikan lagu perjuangan dan Mars GMBI DKI Jakarta.

12 Orang Perwakilan dari LSM GMBI akhirnya masuk menemui  Walikota Jakarta Timur yang disambut oleh Bapak Ari Sanjaya (Kasi. Pemerintahan), lalu GMBI menyampaikan berkas aduan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

” Ada bangunan bermasalah di Jl.Achmad Yani kel.Pisangan kec.Matraman, bangunan rumah mewah Jl.Pulomas III kel.Kayu Putih, bangunan di Jl.Wates kel.Rawamangun, Gg.Masjid Al Muhibin, Jl.Swadaya Pos No 99 Pulogebang, Jl.Komarudin III, Jl.Raya Pulogebang Blok Nangka No.79, Gg.H.Taing Blok Haji Meran no.410 Pulogebang, Jl. Pemuda Raya No.3, ” Ujar Jefri selaku Korlap aksi demo LSM GMBI.

Ini ada oknum aparat Pemerintah membekengi bangunan bermasalah di Jakarta Timur. Bahkan para Mandor bilang itu semua jaringan oknum petugas Citata ( Cipta karya dan tata ruang ) yang bermain”, Tambah  Tommy ketua Distrik LSM GMBI Jakarta Timur saat diwawancarai awak media.

” Ada juga temuan di lapangan,  yaitu adanya kejanggalan dalam pelaksanaan pekerjaan revitalisasi tutup bibir kali di jalan Dr.Sumarno Kec.Cakung Jakarta Timur,  dimana tidak adanya Pagu Anggaran dan papan proyek yang di pasang di area tersebut. Dan kami mengindikasikan seolah-olah pekerjaan tersebut menguntungkan pihak Al-Azhar karena hanya perbaikkan di area tembok Al-Azhar yang hampir roboh, ” Tegas Tommy.

 

” Ini juga termasuk Pengerukan Waduk Pondok Ranggon Cipayung dan Keterbukaan terkait pertanggung-jawaban pihak PT.Khong Guan akibat kerusakan yang ada pada Warga akibat jebolnya tembok yang mengakibatkan tertutupnya saluran sehingga terjadi banjir di wilayah sekitarnya,”  pungkas Tommy.

Ada juga Pengelolaan hasil denda masker (rp.250 rb), kenapa denda ini diserahkan kepada BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah)?,  dan denda ini memberatkan bagi pelanggar, tambah Tommy.

 

 

Sementara di tengah demo, Rosid menjelaskan, ” Adanya 114 PT (Perseroan Terbatas) yang di tangani Dinas Lingkungan Hidup dengan cerobong buangan gas sisa PT tersebut  harus di pantau ketat, ini masih 90 perusahaan dari 114 kegiatan industri yang teridentifikasi. Ini sesuai dengan instruksi Gubernur No.66 Tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara. Sepanjang tahun 2019, KLH masih menjatuhkan sanksi baru ke 77 pelaku usaha. Ini ada PT.Mahkota wajib melaporkan hasil sebagaimana dimaksud kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Suku Dinas Lingkungan Hidup.”

 

 

” Maraknya tempat hiburan malam dan panti pijat yang masih beroperasi saat wabah covid-19, namun masih ada belum menerapkan protokol kesehatan saat PSBB jilid II diberlakukan,” Jelas Rosid.

Berdasarkan hal di atas kami LSM GMBI Distrik Jakarta Timur meminta :

1. Bapak Walikota Jakarta Timur untuk segera mundur dari Jabatannya karena tidak bisa mengawasi dan memberikan sangsi TEGAS kepada bawahannya yang berkerja tidak sesuai aturan.

2.Menidak tegas Oknum yang bermain di Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan ( PECAT KASUDIN ).

3. Mencantumkan Pagu Anggaran Proyek/ Pekerjaan yang menggunakan APBD agar tidak adanya penyimpangan dalam Proyek / Pekerjaan khususnya Sudin SDA yang sedang berlangsung.

4. Menginformasikan Pendapatan hasil denda Yustisi PSBB serta dialokasikan untuk apa anggaran tersebut.

5. Menjelaskan Terkait Pencemaran udara di 114 PT/ Perusahaan Terbatas dan sudah sejauh mana kelanjutan hal tersebut yang di tangani oleh Dinas Lingkungan Hidup.(KLH)

6. Memberikan sangsi tegas kepada pemilik Usaha tempat-tempat Hiburan Malam dan Panti Pijat yang masih beroprasi di masa transisi Pandemi  Covid-19.

7. Kelanjutan terkait dengan Ganti Rugi kapada warga Jl. Waru Kelurahan Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur yang diperuntukan untuk jalan.

” Jika tuntutan Kami (GMBI)  tidak di gubris, Kami akan segel Gedung Walikota ini,”  Tutup Rosid selaku Sekretaris LSM GMBI DKI Jakarta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.