Deklarasi Front Nasional Berkarya Dari Partai Berkarya

 

Front nasional berkarya dideklarasi dan dihadiri langsung oleh SEKJEN DPP Partai BERKARYA, Bapak Haji PRIYO BUDI SANTOSO di Jakarta, pada 20 Juli 2020.

Deklarasi front Nasional berkarya bagi pengurus jajaran dari partai berkarya adalah satu komando yaitu dibawah pimpinan bapak Hutomo Mandala Putra (Tommy), dan  Kami akan terus memberikan opini di tengah masyarakat bahwa tidak ada perpecahan di partai berkarya.

Tri Joko Susilo SH, MM selaku
Ketum PERISAI BERKARYA mengatakan,”Partai berkarya hanya satu yaitu dengan dikomando bapak Hutomo  Mandala Putra (Tommy). Adapun hasil Munaslub kemarin bukan dari partai berkarya selain itu kami akan menjaring keanggotaan sampai ke akar-akarnya untuk menjadi anggota partai berkarya yang terdepan”.

 

Keberadaan Partai berkarya  hasil Munaslub kemarin itu tidak sesuai dengan AD/RT Organisasi Partai Berkarya dan itu sangat menyimpang, saat Munaslub, itu kepengurusan Mereka di pecat dan dicabut kartu keanggotaannya, dan tidak boleh menggunakan simbol-simbol partai.

Dan kami telah lakukan langka hukum, biarlah itu urusan DPP Partai Berkarya kedepannya. Ketua umum partai berkarya  adalah bapak Tommy Mandala putra.

” Untuk kelanjutan signas ini,  Kami akan membentuk signas-signas di 34 provinsi di 40 kabupaten kota dan 76.000 kecamatan di seluruh Indonesia,” Tambah Tri Joko Susilo.

Fungsi kami bagaimana tetap tegap berdirinya partai berkarya ini ygang dipimpin bapak Tommy,  karena deklarasi ini sudah di hadiri oleh seluruh ketua-ketua untuk mengkolidasikan seluruh umat dan potensi yang ada saling menguatkan menyamakan misi dan visi supaya eksistensi.

Keberadaan segnas ini betul-betul bisa di rasakan semua masyarakat yang khususnya mencintai Pak Harto di partai berkarya di bawah pimpinan Bapak Tommy Mandala Putra. Dan itu target berdirinya front Nasional berkarya.

 

Dengan simbol dan ikrar kami yaitu,”Salam Satu Nafas Satu Jiwa Berkarya”.

Adapun Para deklarator antara lain :

1. Syech Mujahidin Djenar
Ketum GEMUIS BETAWI
2. Tri Joko Susilo SH, MM
Ketum PERISAI BERKARYA
3. Andre Silfan
Ketum BARISAN JAWARA BERKARYA
4. Haji Yance Darmadikari Bay, SE
Ketum GARDA BERKARYA
5. DR. (HC). Drs. RH. Iman Sumantri Panatakusumah
Sekjen GARDA BERKARYA
6. Haji Giyanto H Prayitno
Ketum HMS INDONESIA
7. Endry Prasetio (Hendrik)
Ketum HMP BERKARYA
8. Haji Muhidin Mukhtar
Ketum BBM (Barisan Betawi Maju)
9. Simon Ndoloe
Ketum BMP (Barisan Mandala Prawira)

 

Ormas ini bersekretariat Nasional di Gedung Restoran Bahari, Mampang Jakarta Selatan.
3.Ketum Partai Berkarya mendukung deklarasi.
1. Garda Berkarya.
2. Baja Berkarya.
3. Perisai Berkarya.

Sekjen Partai Berkarya lanjut menjelaskan bahwa isu yang saat ini lagi hangat adalah Yang memprihatinkan berakhir dengan dikeluarkannya undang-undang rancangan undang-undang HIP Pancasila yang kemarin mendapatkan reaksi yang demikian dari para pejuang pejuang dan rakyat kebanyakan semakin membelalakan mata kita bahwa ada hal besar di depan kita yang mau dikembalikan dengan apa yang menamakan dirinya komunis gaya baru.

Kalau bangsa kita diterima seorang pemimpin bangsa yang besar gak bisa tidak lain adalah Haji Muhammad Soeharto. Karna saat ini masyarakat jenuh dan teringat dan merindukan jasa besar dari purnawirawan Jenderal TNI tersebut. Termasuk semua kita merindukan kembali jasa-jasa besar dari Pak Harto kita beruntung partai di mana kita bergabung saat ini(Partai Berkarya) kita ini dipimpin oleh Mas Tommy Soeharto atau Nama lengkapnya Hutomo Mandala Putra.

” Partai yang dideklarasikan oleh sekelompok orang dipimpin oleh keluarga Cendana Pak Tomi dan saya merasa gembira sekali dan kita akan bersama-sama dengan kekuatan kekuatan rakyat lainnya untuk sikapi secara tegas kita menolak RUU,” terang Priyo Budi Santoso.

Hasil putusan deklarasi. Di daulat Tri Joko Susilo, SH sebagai koord. Front Nasional Berkarya, Mujahidin sebagai Sekjen, dan H. Gyanto H. Prayitno sebagai Bendahara Umum.Acara pun diakhiri dengan ramah tamah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.