Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Safari GEMARIKAN, Sinergitas Dinas Ketapang, Distanikan dan KKP

 

Bhakti sosial unit Soskesmas Yayasan Al-Iman Antara (YAIA) yang bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka penerimaan bantuan pangan berupa makanan olahan dari bahan ikan serta bentuk sinergitas Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) serta Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi.

Dengan mengusung tema, “Ayo makan Ikan, Makan Ikan Sehat, Kuat dan Cerdas” melalui kegiatan yang dirangkai dalam Safari Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) bertempat di lobby utama yayasan Al-Iman, Komplek LKBN Antara, Jalan H. Naman Nomor 12, Bintara Jaya Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi (wilayah Pondok Kelapa, Duren Sawit Jakarta Timur) pada, Minggu (18/10/20) pagi.

Hadir dalam kesempatan ini, Kombes Pol Endang Usman selaku Ketua yayasan Al-Iman Antara, Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto Tjahyono dengan didampingi perwakilan Dinas Ketapang Syahroni, Sekjen penguatan daya saing produk perikanan Ferni Ahmad Suki, Dirjen Budidaya Ikan Adang Sudjana, Sekjen Menteri KKP, Darmadi Aris Wibowo, petugas KKP Kota Bekasi, serta Lurah Bintara Jaya Zaenal Arifin, SE dan 50 anak yatim piatu.

 

 

“Ikan yang mengandung protein dan omega tiga sangat relevan dalam membantu memenuhi gizi bagi tumbuh kembang anak, tambahan protein bagi ibu hamil maupun ASI ibu yang tengah menyusui,” ungkap Darmadi Sekjen KKP.

Kegiatan ini merupakan dalam rangka mengkampanyekan gemar makan ikan, KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) terus mensosialisasikan kepada masyarakat tiap-tiap daerah, untuk dapat meningkatkan daya konsumsi ikan pada masyarakat agar tercapainya pemenuhan gizi protein pada masyarakat, khususnya warga Kota Bekasi.

Tidak hanya sosialisasi terkait manfaat konsumsi ikan, KKP pula memberi bantuan kepada masyarakat berupa bibit ikan, sarana budidaya ikan dan mesin pengolahan bahan baku ikan menjadi makanan olahan.

Dalam hal Ini Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas dedikasi KKP dalam membantu dan mensosialisasikan pemenuhan kebutuhan protein hewani omega 3 pada masyarakat Kota Bekasi.

“Sudah barang tentu, apabila kebutuhan protein hewaninya tercukupi, dalam hal ini omega 3, hal tersebut pastinya dapat membantu perkembangan tumbuh kembang otak anak, menjadi anak yang cerdas, kreatif, maju, sejahtera dan ihsan,” pungkas Mas Tri, sapaan akrab Wawali Kota Bekasi tersebut.

Sementara itu, Zaenal Arifin, SE sebagai pejabat pimpinan wilayah Bintara Jaya, usai acara saat diminta tanggapannya mengatakan bahwa melihat kondisi masyarakat Kota Bekasi sejatinya ingin terus bisa menjaga kesehatan.

“Gerakan moral mengarah pada untuk cinta makan ikan menjadi salah satu upaya menjaga stamina masyarakat dimasa pandemi wabah penyakit Virus Korona atau Corona Virus Disease (Covid-19) agar senantiasa selalu fit dan prima,” ujarnya.

Zaenal Arifin berkomitmen demi kesehatan warganya, senantiasa ajak warga tetap sehat wal afiat. Plus lagi merasa bersyukur atas perhatian dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia. “Diterima makanan berbahan ikan siap saji termasuk ikan produk olahan dari Kementerian untuk masyarakat kelurahan Bintara Jaya dan warga Kota Bekasi supaya sehat,” kata Lurah Zaenal sumringah.

Sedangkan makanan siap saji ikan olahan, lanjut Zaenal, merupakan sebagai sosialisasi melalui esukasi awal Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan kepada warga Bekasi. “Budidaya ikan sebagai tujuan memasyarakatkan warga bangga untuk makan ikan dan pastinya atas nama warga kelurahan Bintara Jaya, kami sangat berterimakasih pada Dinas Ketapang dan Distanikan Kota Bekasi,” tukasnya.

Kegiatan yang baru pertama kali diadakan tersebut, diakui Lurah Zaenal sangatlah bermanfaat. “Dicetuskan oleh Pak Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, sementara idenya dari KKP dan lokasi ketempatan Yayasan Al-Iman Antara pimpinan Komisaris Besar (Kombes) Polisi Endang Utsman,” tandas Zaenal.

Zaenal juga menjelaskan bahwa wacana target yang diberikan pihak Kementerian (KKP) sebanyak 3.000 paket dijadwal hingga akhir Desember 2020 kegiatan Safari Gemarikan.

Makanan olahan hasil Home Industry Kota Bekasi juga turut serta dalam memberi bantuan berupa makanan olahan siap saji (fast food), seperti Bandeng rorot plus tahu Mklik Afif UKM (Usaha Kecil Menengah) asal Bekasi Timur perum 3, Otak-otak dari PT. Sanjaya, Sosis Dan Bakso milik Yanto pengusaha Bakso Kaliabang Bekasi Utara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.