Pembudidaya Lele Rasakan Manfaat Pinjaman Modal KKP di Masa Pandemi

 

 

Pinjaman modal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (BLU LPMUKP) dirasakan manfaatnya oleh pembudidaya lele di masa pandemi. Seperti yang dirasakan Mulyono (68) Desa Slamet Wiroto yang berdomisili di Tumpang, Malang, Jawa Timur.

“Bantuan ini sangat membantu sekali, dulu kan kolamnya cuma 25 sekarang nambah 31, dulu 120 bibit (lele per kolam), sekarang 160 sampai 170,” jelas pria yang akrab dipanggil Mbah Mul itu, Kamis (15/7/2021), lalu.

Mbah Mul melakukan peminjaman sebesar Rp100 juta pada Desember 2020 lalu untuk modal membeli lahan, penambahan kolam, dan pakan lele. Semuanya dikhususkan untuk usaha seperti yang sudah diamanatkan oleh Pendamping LPMUKP.

“Pak Ahmad (Pendamping) benar-benar disuruh mentaati, kalau uang untuk usaha ya untuk usaha tidak yang lain-lain. Untuk membayar cicilan lewat bank, tapi dia yang datang sendiri untuk mengambil cicilannya. Itu meringankan sekali,” terangnya.

Di masa pandemi yang menyebabkan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti sekarang ini, aktivitas usaha Mbah Mul mengalami penurunan. “Merosot sekali, baru lancar kemarin, sekarang ada PPKM. Biasa satu hari kirim 3-4 kuintal, sekarang cuma sedikit,” ungkapnya.

Meskipun demikian, usaha Mbah Mul tetap berjalan dan tidak pernah mengalami kegagalan dalam membayar cicilan. Bahkan dengan kemudahan yang didapatkan dari LPMUKP, Mbah yang telah memulai usahanya sejak 2005 tersebut, ingin melakukan peminjaman kembali untuk perluasan kolam lele.

“Pas minjem itu masih lancar-lancar aja, nggak ada hambatan sama sekali. Belum pernah gagal cicilan juga. Inginnya nambah kolam lagi. Lahan sudah ada nanti mau buka kolam lagi,” tandasnya. ( Sbr :  LPMUKP)