Kemenpora Selenggarakan Pelatihan Organisasi Kepelajaran dan Kesehatan Reproduksi Pemuda

Labuan Bajo, Kemenpora RI melalui Asisten Deputi Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan menyelenggarakan kegiatan pelatihan penguatan organisasi kepelajaran dan peningkatan kesehatan reproduksi yg dipusatkan di di SMKN ST 1 Gratius Layola dan SMKN 1 Labuan Bajo.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Peran dan partisipasi pemuda sangat diharapkan dalam mendukung keketuaan Indonesia dalam KTT G20 tahun 2022. Dimana dalam kegiatan tersebut, Indonesia menjadi tuan rumah dan akan dilaksanakan di Bali dan didukung pelaksanaannya oleh 5 (lima) destinasi wisata super prioritas lainnya, yakni Labuan Bajo NTT, selain dari Wisata Candi Borobudur, Danau Toba Sumatera Utara, Mandalika NTB, dan Likupang di Sulawesi Utara 10-11 Oktober 2021.

“Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas harus berbenah, khususnya kesiapan para pemudanya yang mampu mengoptimasi potensi dan kemampuannya dalam menunjang perkembangan pariwisata di Labuan Bajo” ujar Ni’am.

Lebih Lanjut Ni’am menyampaikan bahwa Pemuda seharusnya memiliki 2 (dua) potensi utama, pertama, Leadership yang responsif yaitu jiwa kepemimpinan yang mampu tanggap terhadap beragam isu strategis termasuk menjadi pemuda pelopor yang sadar dalam merawat potensi wisata dan kedua, entrepreneurship yang lebih kreatif dalam menangkap peluang dan menghadapi tantangan yang ada.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Sekertaris Deputi Bindang Pengembangan Pemuda Amar Ahmad ini dilakukan secara hybrid dihadiri oleh 300 peserta dari berbagai unsur pemuda, pelajar, dan pramuka di Labuan Bajo.

Dalam laporan kegiatannya Plt. Asdep organisasi kepemudaan dan pengawasan pramuka Imam Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan penguatan organisasi kepemudaan ini dihadiri oleh para pengurus organisasi pelajar, organisasi kepemudaan dan organisasi kepramukaan dilakukan untuk meningkatkan partisipasi aktif pemuda dalam mendukung isu isu strategis yang dicanangkan pemerintah termasuk upaya meningkatkan kesadaran merawat dan mempromosikan destinasi parawisata super prioritas dan kesehatan reproduksi pemuda.

Selanjutnya Kadisdikpora Manggarai Barat, Drs. Bernandus Nando menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh kemenpora dalam penyelenggaraan acara untuk menggelorakan semangat bagi pemuda di Labuan Bajo yang sudah berada pada level 2 di masa pandemi ini, sehingga beberapa sekolah sudah mulai melaksanakan tatap muka.

Program ini menghadirkan sejumlah narasumber utama, yaitu:Vinsensius Jemadu, MBA, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Muhammad Neli El Himam, M.Sc, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, RI, dan narsumber lokal Drs. Salvador Pinto, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah Manggarai Barat.