Diduga Oknum Dinas Kesehatan Melakukan Pungli, Keterangan Kadis Dengan KPA Tidak Sinkron

 

 

Musi Banyuasin, Berdasarkan hasil konfirmasi dari salah satu petugas jaga (nama tidak mau disebutkan) Covid 19 pada lokasi posko Covid 19 yang berkeluh kesah dengan gaji. Diduga telah terjadi pemotongan honor jaga posko Covid 19 saat penyekatan covid 19 yang berlokasi di Desa Suka Maju, kecamatan Babat Supat, kabupaten Musi Banyuasin ( Muba), Senin (12 Juli 2021).

Perkiraaan hasil hitung hitungan selama mereka bertugas penjagaan posko Covid 19 seharusnya mereka mendapatkan honor Rp 11.000.000,- (Sebelas juta rupiah) untuk dibagikan kepada 7 orang petugas posko Covid 19, tapi kenyataannya mereka terima
hanya mendapatkan kurang lebih Rp 8.000.000,- ( Delapan juta rupiah).

Diduga oknum dinas kesehatan Musi Banyuasin (Muba) melakukan pungutan liar di waktu masyarakat banyak yang merasakan kesusahan akibat dari virus covid 19 yang melanda dunia khususnya di kabupaten Musi Banyuasin.

Dikonfirmasi oleh tim anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Musi Banyuasin bersama -sama mendengarkan hasil rekaman ada menyebutkan nama salah satu oknum dinas kesehatan Muba berinisial (U)menyatakan kalau ada petugas protes silakan protes dengan saya ujarnya seperti menantang.

Dari hasil mendengarkan rekaman ketua LSM Kcbi Muba, Pers dan tim, mendatangi kantor dinas kesehatan untuk cek and ricek kebenaranya dengan PPK dan KPA yang bertugas di Dinas Kesehatan Muba.

Salah satu KPA menjelaskan memang benar kita ada menganggarkan dana untuk petugas penjagaan posko covid 19 dan tidak ada pemotongan.

Pihak dari puskesmas masing masing yang mengambil langsung ke dinas mereka juga harus melampirkan Dokumen, photo kegiatan Posko Covid 19 dan itu tidak melalui rekening mereka ambil Tunai ke dinas kesehatan itu juga setiap pengeluaran Dana di ketahui oleh kadis terangnya.

Dilain tempat kadis kesehatan Musi Banyuasin dr Azmi Darius Mansyah MARS menjelaskan tidak ada kami lakukan pemotonggan karena itu dilakukan pembayaraan melalui rekening masing masing, kalau ada pihak puskesmas yang melakukan pemotongan kami akan sidak kesana, ok terima kasih infonya kami akan telusuri.

Ketua umum DPP LSM KCBI Joel Simbolon menegaskan agar kasus ini di proses hingga tuntas dan clear. Karena bagaimanapun hak petugas jaga Covid 19 harus dibayarakan sesuai jumlah yang dianggarkan. Untuk itu LSM KCBI akan mengawal dinas kesehatan Kabupaten Muba agar mau menyelesaikan kasus ini dengan segera. (Liberty)