OPSI Mengadakan Media Gathering Dengan Menjalin Jaringan Bagi LGBT

 

Latar Belakang, Organisasi Perubahan Sosial Indonesian (OPSI) adalah jaringan penanggulangan HIV dan Hak Asasi Manusia (HAM) bagi perempuan pekerja seks ,laki – laki pekerja seks, dan Transgender pekerja seks di Indonesia, OPSI didirikan pada tahun 2009 dan mendapatkan legalitas dari KEMENKUMHAM pada tahun 2015 no AHU 003812.AH.01.07.Dalam berjalannya waktu, OPSI Nasional sudah membentuk OPSI di 20 Propinsi Indonesia.

Sebagai wadah untuk pekerja Seks. Pekerja Seks rentan dengan virus HIV (human immunadeficiency virus). HIV/ Aids adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia, yaitu mengifeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan. kekebalaan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentah diserang berbagai penyakit.

 

 

Isue HIV kerap sekali dihubungan
dengan peranan komunitas. Hal ini sangat erat berkaitan daengan Media dimana sekarang ini Media
memiliki perananan yang sangat besar dan memiliki pengaruh yang sangat kuat sebagai pusat perhatian publik untuk mengetahui dan mencari berbagai informasi, menyebaran informasi dan menambahkan pengetahuan. Sumber informasi yang dijadikan sebagai bahan pemberitaan oleh media juga berasal dari masyarakat itu sendiri, Indonesia memiliki media massa yang beraneka ragam dengan tingkat perkembangan yang berkembang deagan pesat. Kebebasan yang diberikan Negara dengan menerbitkan sebuah peraturan UU Nomer 40 tahun 1999 tentang Pers.

 

 

Dalam hal ini komunitas kerap sekali mengalami stigma dan diskriminasi yang dilakukan oleh masyarakat melalui pemberitaan di media Elektronik/ Online / Cetak. Bentuk stigma dan diskriminasi terhadap komunitas banyak didapat dari pemberitaan yang selama ini menerbitkan komunitas hanya melihat sudut yang negative dan penyebaran virus HIV seringkali digemborkan disebabkan oleh komunitas populasi kunci.

Progam penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia yang dilakukan oleh Instansi Kesehatan dan Lembaga Swadaya
Masyarakat (LSM), selama ini sudah banyak dilakukan dengan melibatkan komunitas Popuasi Kunci, namun pemberitaan media Elektronik / Online / Cetak masih kerap menyudutkan komunitas adalah sumber utama
dalam issue penyebaran virus HIV-AIDS.

Peranan Media menjadi sangat penting bagi komunitas dalam menekan dampak stigma dan diskriminasi yang selalu diterima oleh komunitas populasi kunci.

 

 

Term Of Reference
Establishment the networking with media at local level:

Melalui Kegiatan Establishment the networking with media at local level OPSI bekerja sama dengan Indonesia Aids Coalision (IAC) melalui dukungan pendanan Global Found – New founding Model continue (GF -NFMc) yang mengadakan pertemuan diskusi Bersama Media Elektronik/ Online / Cetak dengan komunitas populasi kunci guna membahas dampak stigma dan diskriminasi pemberitaan terhadap komunitas populasi kunci yang akan dilakukan oleh Focal Point di 5 distrik (Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan) dengan melibatkan media – media local. Dengan kegiatan pertemuan
ini diharapkan terjalin kerja sama yang kuat antara Media dengan Komunitas dalam menangani
permasalahan stigma dan diskriminasi pemberitaan terhadap komunitas.

Diakhir acara media gathering, Habibah selaku perwakilan dari awak media memberikan sertifikat kepada OPSI DKI Jakarta Timur, tanda sebagai penghargaan dan apresiasi telah terselenggaranya acara ini dengan lancar dan aman.

 

 

Tujuan Kegiatan Acara Ini adalah : Kegiatan ini bertujuan untuk membangun jejaring antara populasi kunci maupun Lembaga komunitas populasi kunci dengan berbagai media elektronik, cetak maupun online baik dalam rangka pengurangan stigma dan diskriminasi pada media terhadap populasi kunci atau mengumpulkan dukungan dalam penanggulangan HIV-AIDS.

Hasil yang diharapkan :
Terlaksanannya kegiatan Media Gathering bersama  25 peserta / awak media khususnya wilayah Jakarta Timur, bersama-sama mengenal dan mencermati seputar apa itu HIV-AIDS dan bagaimana cara menanggulangi pengidap HIV-AIDS, dan bagaimana sebaiknya memberitakannya. Karena ada HAM yang harus di perhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.