Juarai EPL 2018/19 Manchester City Pesta Gol di Kandang Lawan

Ahad (12/5/2019) malam WIB, para pendukung Manchester City berpesta di Amex Stadium, markas Brighton and Hove Albion. Jagoan mereka menang telak 4-1 atas Brighton dan berhak atas trofi juara Premier League musim ini.

Kendati begitu, diliris dari laman kumparan.com pertandingan tidak berjalan mudah untuk City. Sebagai pemuncak klasemen Premier League, The Citizens wajib menang untuk jadi juara. Seri atau kalah, mereka mesti berharap Liverpool juga dijegal oleh Wolverhampton Wanderers pada saat bersamaan. Tidak enak bukan bergantung pada hasil lain?

Masalahnya, Liverpool unggul lebih dulu atas Wolverhampton pada menit ke-17 via gol Sadio Mane. Sementara, City justru tertinggal 0-1 lewat gol Glenn Murray pada menit ke-27.

Gol Murray itu bikin Pelatih City, Pep Guardiola, gerah. Wajahnya langsung mengkerut. Saking gerahnya, ia sampai membuka jaket dan langsung bertukar pendapat dengan asistennya, Mikel Arteta

Beruntung buat City, mereka membalas dengan cepat. Pada menit ke-28, Sergio Aguero menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sepakan jarak dekat. Pesta City pun dimulai.

Sementara Liverpool mulai melakoni pertandingan yang alot melawan Wolverhampton, keran gol City terbuka lebar. Gol pun mengucur dengan deras. Satu gol berubah menjadi dua, lalu tiga, lalu empat. Berturut-turut, mereka mencetak gol via Aymeric Laporte (38′), Riyad Mahrez (63′), dan Ilkay Guendogan (72′).

Gelontoran gol itu mengobati rasa frustrasi City yang pada awal-awal babak pertama sempat kesulitan membongkar pertahanan Brighton. Alhasil, mereka lebih sering melepaskan crossing ketimbang membangun serangan pelan-pelan di sepertiga akhir lapangan.

Liverpool, di sisi lain, justru kesulitan membongkar pertahanan Wolverhampton. Tim yang disebut terakhir juga buruk dalam memberikan servis bola ke depan dan menyelesaikan peluang –meski beberapa kali mengancam.

Ketika Sadio Mane mencetak gol keduanya ke gawang Wolverhampton pada menit ke-81, tidak ada selebrasi berlebihan. Pasalnya, pada laga lainnya City sudah unggul 4-1 atas Brighton.

Hasil akhir: City menang 4-1 atas Brighton, sementara Liverpool menundukkan Wolverhampton 2-0. City berhak menjadi juara dengan nilai 98, unggul satu angka atas Liverpool.

Dengan begini, City sukses mempertahankan gelar juara. Mereka pun jadi tim pertama setelah Manchester United (yang menjadi juara pada 2007/08 dan 2008/09) yang sukses mempertahankan gelar juara Premier League. Gelar juara ini juga menjadi gelar keenam City di Liga Inggris. (red)

sumber : kumparan.com

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *