Lengkapi Sarana Dan Prasarana Pedestrian, Pemkot Jakut Dukung Penuh Program Pemprov. DKI

Jalan  pedestrian  atau biasa disebut trotoar, pada perkembangan sebuah kota besar adalah bagian yang penting, baik dari segi kelengkapan Kota ataupun sebagai lokasi aman dan nyaman buat para pejalan kaki.

Dengan Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan Perkotaan, Pemerintah Kota Pemkot Administrasi Jakarta Utara terus memperbaiki diri dalam rangka melengkapi fungsi sosial dan ekologis dari trotoar.

Dewan Kota Jakarta Utara Muhammad Sidik mengatakan apa yang dilakukan oleh Pemkot Jakarta Utara dirasa sudah cukup baik.

“Dimana trotoar saat ini bisa dijadikan tempat interaksi sosial sekaligus tempat pejalan kaki yang aman dan nyaman,” katanya Rabu (11/9).

Dengan kepemimpinan baru di Jakarta Utara, Sidik sangat berharap setiap wilayah di Jakarta Utara juga mengalami perbaikan.
“Walikotanya baru. Kalau bisa semangatnya juga baru, pembangunan atau penataan trotoar bisa dilakukan merata di seluruh wilayah Jakarta Utara,” tambahnya.

Terkait dengan perbaikan tersebut, Sidik mengingikan trotoar di Jakarta Utara juga bisa mengakomodir aktifitas lain dari masyarakat.
“Mungkin ke depannya bisa menjadi lokasi pemuda pemuda menyalurkan hobinya dan menunjukan eksistensinya seperti bermusik, tarian atau lainnya. Seperti di Jalan Thamrin sana. Untuk apa yang sudah dilakukan ataupun akan dilakukan Pemkot Jakarta Utara, Saya sebagai Dewan Kota tetap mendukung, terlebih untuk kemaslahatan masyarakat Jakarta Utara, ” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Jakarta Utara Sigit Widjatmoko mengatakan jika hal tersebut bukanlah keniscayaan, karena saat ini pihaknya terus berusaha melengkapi kekurangan kekurangan trotoar di wilayahnya.
“Kita dukung penuh program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang menjadikan trotoar sebagai lokasi berkreasi ataupun street vendor (pedagang kaki lima) seperti yang diinginkan masyarakat. Namun dalam prosesnya kita juga memperlihatkan lokasinya, karena tidak semua tempat bisa dibuat seperti itu. Yang kita dahulukan saat ini adalah memastikan fungsi utama dari trotoar itu sendiri,” katanya.

Saat ini, Pemkot Jakarta Utara masih melakukan penataan trotoar di wilayah Danau Sunter, dimana tidak ada lagi kabel udara ataupun tiang tiang penyangga kabel yang keberadaannya mengganggu keamanan dan kenyamanan pejalan kaki.

(yamin/kominfoju)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *