Gabungan Ormas Islam Akan Turun Aksi Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI Di Depan Istana Negara

 

Penuntasan sejumlah kasus mega korupsi yang merugikan negara puluhan triliun hingga kini tidak jelas dan terkesan jalan di tempat. Hal ini disebabkan kasus-kasus mega korupsi tersebut melibatkan banyak petinggi negeri. Mereka saling melindungi satu dan lainnya.

Sehubungan dengan itu, FPI, GNPF-Ulama, PA 212, dan Ormas-ormas Islam serta elemen ummat lainnya bermaksud melakukan Aksi bertema “Berantas Mega Korupsi Selamatkan NKRI”, yang akan dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2020, pukul 13.30-16.00 di depan Istana Negara, Jakarta Pusat

“Kita berharap sebanyak mungkin, untuk angka massa belum bisa menyebutkan junlahnya. Massa yang hadir dari Jabodetabek sudah pasti hadir. Dari daerah lain masih terus kita hitung jumlahnya,” kata Edy kepada para awak Media.

Lebih lanjut,  Edy menyampaikan bahwa tujuan untuk memberikan dukungan terutama kepada aparat hukum KPK untuk berani, tegas, dan akuntabel mengusut kasus korupsi terutama yang melibatkan Harun Masiku.

“Kita melihat KPK cenderung diam  dan tidak berani bertindak jika pelaku korupsi adalah para tokoh. Jadi kita berharap KPK segera mengusut kasus Harun Masiku. KPK jangan tinggal diam dan harus menyelesaikan kasus ini tanpa pandang bulu,” kata Edy.

Sedangkan Kordinator Aksi Ustad Ferry menjamin Aksi akan berjalan aman, lancar, dan kondusif.

“Seperti aksi-aksi sebelumnya,kami akan terus berkordinasi dengan aparat keamanan,” kata Ustad Ferry.

Sebelumnya pukul 15.30-16.00 WIB GNPF Ulama mengadakan diskusi publik dengan tema “BPJS Bagi Rakyat, Manfaat Atau Mudharat ?, di Gedung Juang 45, Jl. Menteng Raya,  Jakarta Pusat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.