TUNAS RIDEAN TBK BISNIS OTOMOTIF PERTAHANKAN KENAIKAN LABA

 

PT. Tunas Ridean Tbk (Tunas Group) berhasil menciptakan pertumbuhan positif sepanjang 2018 di tengah-tengah persaingan yang ketat di industri otomotif. Pendapatan bersih Tunas Grup untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp. 13,4 trilyun naik 4% dari tahun sebelumnya, sementara laba yang diatribusikan kepada pemegang saham Rp. 560,2 milyar naik 18%. Laba per saham juga naik 18% menjadi Rp. 100.

Laba Grup dari bisnis otomotif naik 21% menjadi Rp. 292,9 milyar, disebabkan oleh meningkatnya marjin dari perdagangan mobil dan kenaikan penjualan unit motor. Pasar Mobil Nasional naik 7% menjadi 1,2 juta unit, sedangkan penjualan mobil Grup turun 6% menjadi 48.326 unit dlkarenakan intensitas persaingan. Pasar motor nasional naik 8% menjadi 6,4 juta unit, sedangkan penjualan sepeda motor Grup yang terutama berlokasi di Sumatra mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga hasil pertanian yang menyebabkan kenaikan penjualan sebesar 11% menjadi 248.857 unit.

Kontribusi laba dari bisnis rental naik 12% menjadi Rp. 69,7 milyar, terutama disebabkan oleh keuntungan yang lebih tinggi dari pelepasan/penjualan armada, diimbangi dengan kenaikan biaya depresiasi dan pinjaman terkait dengan ekspansi dan penggantian armada. Armada rental sedikit meningkat menjadi 8.634 unit.

Perusahaan asosiasi yang 49% sahamnya dimiliki Grup, Mandiri Tunas Finance, memberikan kontribusi laba sebesar Rp197,6 milyar, naik 15% dari tahun Ialu utamanya disebabkan oleh kenaikan pendapatan dari portofolio kredit yang lebih besar. Jumlah pembiayaan baru meningkat sebesar 22% menjadi Rp27,0 trilyun.

 

Dividen Final

Dari laba yang diatribusikan pemegang saham Grup Tunas untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember 2018 sebesar Rp.  560,2 milyar, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Tunas Ridean Tbk yang digelar pada hari Selasa, 7 Mei 2019 menyetujui untuk membagikan dividen tunai dengan total Rp. 167.400.000.000,atau sebesar Rp. 30 per saham. Rinciannya adalah sebesar Rp8 per saham telah dibayarkan sebagai dividen interim pada tanggal 4 Desember 2018, sisanya sebesar 122.760.000.000,(Seratus Dua Puluh Dua Miliar Tujuh ratus Enampuluh Juta Rupiah) atau Rp. 22 (Dua Puluh Dua) per saham akan dibayarkan sebagai dividen final tunai.(Lala N/Tyas).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *