Kemenhub Bantah Kebenaran Kabar Nakhoda Asing Kena Corona Sandar di Priok

Informasi adanya nakhoda Kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok positif virus Corona beredar. Kementerian Perhubungan menegaskan informasi tersebut tidak benar.

“Informasi simpang siur yang beredar melalui percakapan di aplikasi WhatsApp, yang menyebutkan adanya nakhoda kapal berkewarganegaraan Ukraina terindikasi virus Corona adalah informasi tidak benar dan menyesatkan,” kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub Ahmad dalam keterangannya, Jumat (6/3/2020).

Ahmad juga menegaskan informasi bahwa sandarnya kapal tersebut di Tanjung Priok, Jakarta Utara, tidak mengikuti standar dan prosedur pemeriksaan kapal asing terkait antisipasi virus Corona adalah tidak benar. Dia juga menepis kabar anak buah kapal (ABK) dari kapal tersebut terindikasi virus Corona.

Kemenhub Bantah Kebenaran Kabar Nakhoda Asing Kena Corona Sandar di Priok

Marlinda Oktavia Erwanti – detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 21:23 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok 
Ilustrasi Pelabuhan Tanjung Priok (Angga Aliya ZRF/detikcom)
Jakarta -Informasi adanya nakhoda Kapal CMA CGM Virginia di Pelabuhan Tanjung Priok positif virus Corona beredar. Kementerian Perhubungan menegaskan informasi tersebut tidak benar.

“Informasi simpang siur yang beredar melalui percakapan di aplikasi WhatsApp, yang menyebutkan adanya nakhoda kapal berkewarganegaraan Ukraina terindikasi virus Corona adalah informasi tidak benar dan menyesatkan,” kata Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub Ahmad dalam keterangannya, Jumat (6/3/2020).

Ahmad juga menegaskan informasi bahwa sandarnya kapal tersebut di Tanjung Priok, Jakarta Utara, tidak mengikuti standar dan prosedur pemeriksaan kapal asing terkait antisipasi virus Corona adalah tidak benar. Dia juga menepis kabar anak buah kapal (ABK) dari kapal tersebut terindikasi virus Corona.

“Sekali lagi, kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Kapal sandar di Pelabuhan Tanjung Priok tepatnya di Jakarta International Container Terminal (JICT) sudah mengikuti prosedur dan semua ABK dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan Kapal CMA CGM Virginia dari China bersandar di JICT Tanjung Priok pada 5 Maret 2020 pukul 13.00 WIB. Kapal telah melalui pemeriksaan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di zona karantina dan pada akhirnya diizinkan bersandar setelah ada clearance kesehatan dari KKP.

“Hasil observasi oleh KKP tidak ada ABK kapal yang terindikasi virus Corona,” kata Ahmad.

Selanjutnya, pada hari ini, Surat Persetujuan Berlayar (SPB) diterbitkan oleh Syahbandar Tanjung Priok dan ada pergantian nakhoda kapal sebelum kapal tersebut akan bertolak ke Pelabuhan Tanjung Perak. Nakhoda pengganti tersebut rupanya sedang sakit batuk sehingga agen kapal menelepon KKP yang langsung membawanya ke rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC ) Tanjung Priok.

“Hasil pemeriksaan dikatakan bahwa Nakhoda kapal berkewarganegaraan Ukraina tersebut tidak terindikasi virus Corona melainkan sakit flu biasa. Namun demikian, Nakhoda kapal tersebut masih diobservasi di Rumah Sakit JMC hingga saat ini,” jelasnya.

Ahmad menegaskan Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, terus melakukan sejumlah langkah guna mengantisipasi penyebaran virus Corona. Salah satunya antisipasi penyebaran di wilayah Pelabuhan Indonesia dengan menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE 8 Tahun 2020 tentang Langkah Siaga Hadapi Penyebaran Virus Corona di Wilayah Pelabuhan Indonesia.

“Ditjen Perhubungan Laut telah melakukan sejumlah aksi terkait antisipasi penyebaran virus Corona di Indonesia melalui pelabuhan sejak pertama kali virus Corona merebak di dunia. Tercatat, sejak itu Ditjen Perhubungan Laut bekerja sama dengan BUMN Pelabuhan dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memperketat pemeriksaan kesehatan penumpang dan telah menerbitkan Surat Edaran Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor SE.5 Tahun 2020 tentang Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Wilayah Pelabuhan Indonesia sebagai tindak lanjut dari adanya Surat Edaran International Maritime Organization (IMO) atau IMO Circular Letter Nomor 4204 tanggal 31 Januari 2020 tentang tindakan pencegahan dan penularan Virus Corona atau Novel Coronavirus (COVID-19),” pungkas Ahmad.

(y/t/detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published.