Fasilitasi Program Rumah Ibadah Tersenyum, Sudin LH Jakarta Utara Tugaskan Pendamping di Setiap RW

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara memastikan akan memfasilitasi pengelola rumah ibadah yang ingin bergabung dalam program Rumah Ibadah Tersenyum melalui pengumpulan sedekah minyak jelantah.

Pengelola rumah ibadah dapat mendatangi Kantor Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara yang berlokasi di Jalan Alur Laut, RT03/06 Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja untuk mendapatkan panduan serta pendampingan petugas.

“Pengelola rumah ibadah yang mau bergabung bisa menghubungi atau datang ke kantor Sudin (Suku Dinas) Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara. Nanti kami fasilitasi pembentukan kepengelolaan program ini,” kata Achmad Hariadi, saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (5/11).

Sebelum peluncuran program Rumah Ibadah Tersenyum pada Kamis (5/11) ini, dipastikannya 210 rumah ibadah tercatat sebagai pengelola pengumpulan sedekah minyak jelantah. Setiap pengelola akan mendapat pendampingan petugas Penyadia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara yang ditugaskan di setiap Rukun Warga (RW).

“Sosialisasi program ini sudah berjalan tiga bulan lalu sebelum peluncuran hari ini. Sudah ada 210 rumah ibadah yang bergabung dalam program ini. Kami juga membuka pengelola lain selain rumah ibadah di antaranya PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) hingga petugas PPSU (Penanganan Prasarana dan Sarana Umum),” jelasnya.

Selama tiga bulan berjalan, tercatat sebanyak 300 derigen minyak jelantah terkumpul dari rumah ibadah. Semakin banyak hasil pengumpulan sedekah minyak jelantah ini, maka akan semakin dapat mengendalikan pencemaran lingkungan, masyarakat semakin sehat, dan berkah karena bersedekah demi kemakmuran rumah ibadah.

“Dalam pelaksanaannya program ini berakselerasi dalam upaya pengurangan sampah sekaligus pengendalian pencemaran lingkungan dengan pengumpulan minyak jelantah. Selain itu masyarakat juga semakin sehat karena tidak lagi mengolah makanan dengan minyak jelantah serta masyarakat berkah lantaran bersedekah,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.