Bangkitkan Usahawan Handal dan Mandiri DPC NU Jakut Gelar Seminar “Santri Preneur Dalam Rangka Persaingan Global dan Industri 4.0”

Menghadapi perkembangan zaman di era digital dan mengembangkan potensi ekonomi yang dunia pendidikan pesantren dilingkungan warga Nahdiyin, DPC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar seminar “Santripreneur Dalam Rangka Persaingan Global dan Insustri 4.0” yang diselenggarakan pada Rabu (4/3/2020) bertempat di Gedung Balai Yos Sudarso Kantor Walikota Jakarta Utara dengan dihadiri oleh 80 eksponen PCNU Jakarta Utara ditambah personil BANSER.

Acara yang dipandu oleh Ust. Abdul Manan sekaligus selaku Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan ini mengetengahkan nara sumber
1. H. Bambang Suparno, SE ( Pengusaha Muda NU Jakarta Utara)
2. Darmadi (Sudin UMKM Kota Administrasi Jakarta Utara)
3. LP PBNU
4. KH. Agus Muslim, S.Ag, MM (Ketua PCNU Jakarta Utara)

Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara Wawan Budi Rohman membuka Kegiatan yang digagas Lembaga Perekonomian Nahdatul Ulama, Koja, Jakarta Utara ini bertujuan menciptakan generasi muda yang mengerti akan dunia informasi.

Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Utara Wawan Budi Rohman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan ini.
“Bertujuan untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa, generasi muda Jakarta Utara,” katanya.

Menurut Wawan, kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh Indonesia ini tidak akan berguna jika tidak ditunjang dengan peningkatan kualitas dan keterampilan Sumber Daya Manusianya (SDM).
“Dengan meningkatnya kualitas, daya saing masyarakat khususnya generasi muda dalam rangka persaingan global dan industri 4.0 pun tentunya bisa diandalkan,” tambahnya.

Sementara Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Jakarta Utara Agus Muslim mengatakan jika yang dilakuan pihaknya ini adalah bagian dari memberitahukan manfaat dari teknologi informasi.

“Perkembangan dunia sekarang semakin cepat, jika generasi penerus kita tidak dapat memanfaatkan teknologi informasi, tentunya akan membuat ketertinggalan,” katanya.

Rencananya, selain seminar santri preneur dalam rangka persaingan global dan industri 4.0, selanjutnya kegiatan ini juga akan diberikan pendampingan oleh Suku Dinas Usaha Kecil Mikro Menengah untuk memaksimalkan sekaligus menerapkan hasil dari seminar.

Dalam keterangannya kepada wartawan fajarmetro.com, Darmadi dari Sudin UMKM Jakarta Utara sebagai nara number mengatakan, ini merupaka program “Jakpreneur” dari Pemda DKI Jakarta guna meningkatkan kewirausahaan bagi masyarakat khususnya para santri dilingkungan NU Jakarta Utara.

Dengan kegiatan ini, kerjasama antara UMKM dan Lembaga Perekonomian (LP) NU Jakarta Utara diharapkan mampu menjadi wira usahawan yang handal dan mandiri.

Darmadi dalam presentasinya menjelaskan tentang prosedur pendaftaran dan fasilitasi bagi pengusaha MKM melalui “Jakpreuneur” untuk memudahkan pengusaha tapi bukan selain pemberian modal.

(y/t)

Leave a Reply

Your email address will not be published.