Binaan JakPreneur Ikuti PPKM, Kembangkan Pemasaran Lewat Teknologi Digital

Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara menggelar Pelatihan Pengembangan Kuliner Masa Kini (PPKM) secara dalam jaringan (daring) bagi binaan JakPreneur.

Berkolaborasi dengan Shopee Pay dan Shopee Food, binaan JakPreneur diharapkan mampu mengembangkan pemasaran melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara, Gatot Subroto Widagdo mengatakan pelatihan diikuti 140 binaan JakPreneur pemula dan naik kelas yang telah mendaftarkan diri beberapa hari lalu.

Dengan adanya PPKM ini, binaan JakPreneur mampu mengembangkan pemasaran dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Kami ingin binaan JakPreneur kami naik kelas dalam upaya meningkatkan penjualannya. Peserta juga berhak mendapatkan e-sertifikat dari kami,” kata Gatot dalam sambutan daring PPKM, Rabu (4/8).

Pelatihan ini pun, menurutnya sejalan dengan perkembangan kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang meminimalisir proses jual beli melalui tatap muka.

Dengan adanya pengembangan pemasaran ini, binaan JakPreneur tak hanya menjual produk dalam satu kampung. Namun bisa menjual produk dari kampung ke kampung tanpa terbatas jarak dan waktu.

“Binaan JakPreneur harus mengikuti irama percepatan dunia komunikasi dan internet. Kalau ngga bisa mengikuti irama ini ya pemasaran produknya tetap di satu kampung itu saja. Mereka harus lebih profesional, jangan kalah dengan yang lainnya,” ungkapnya.

Narasumber PPKM dari Shopee Pay dan Shopee Food, Berhando Chandra menerangkan pelatihan ini merupakan upaya membangkitkan gairah binaan JakPreneur meningkatkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

Tentunya pelatihan ini memberikan informasi seputar cara menjadi mitra Shopee Pay dan Shopee Food guna meningkatkan pemasaran.

“Kami juga berikan informasi tips-tips bagi peserta untuk mengembangkan usahanya,” tutupnya.